BPBD DKI Imbau Masyarakat Jakarta Waspadai Potensi Banjir Rob 11-17 Juni 2022

Oleh Winda Nelfira pada 12 Jun 2022, 10:44 WIB
Diperbarui 12 Jun 2022, 10:44 WIB
FOTO: Banjir Rob Putus Jalan Penghubung Ancol - Pluit
Perbesar
Warga menaiki benda terapung untuk melewati banjir rob di kawasan Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, Selasa (7/12/2021) (merdeka.com/Arie Basuki)

Liputan6.com, Jakarta - Pemprov DKI Jakarta melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi banjir rob di wilayah pesisir DKI Jakarta, yakni di Pademangan, Penjaringan, Pelabuhan Sunda Kelapa dan Kepulauan Seribu.

"Masyarakat di wilayah pesisir DKI Jakarta diimbau untuk waspada terhadap peningkatan ketinggian pasang air laut maksimum yang berpotensi menyebabkan terjadinya banjir pesisir," kata Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DKI Jakarta Isnawa Adji melalui keterangannya pada Sabtu 11 Juni 2022.

Hal ini berdasarkan peringatan tentang banjir rob pada 11-17 Juni 2022 yang dikeluarkan oleh BMKG Maritim Tanjung Priok.

Pada waktu tersebut bumi memasuki fase bulan purnama yang bersamaan dengan Perigee (jarak terdekat bulan ke bumi) yang berpotensi menyebabkan peningkatan ketinggian pasang air laut maksimum.

Isnawa menambahkan agar masyarakat senantiasa memantau informasi terkini mengenai gelombang air laut pada laman: bpbd.jakarta.go.id/gelombanglaut.


Call Center Jakarta Siaga

Dia menjelaskan apabila masyarakat menemukan keadaan darurat yang membutuhkan pertolongan agar dapat segera menghubungi Call Center Jakarta Siaga di 112.

Masyarakat juga diimbau selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari pasang maksimum air laut dan memperhatikan peringatan serta informasi cuaca maritim dari BMKG.

Infografis Banjir Rob dan Jebolnya Tanggul Laut di Semarang. (Liputan6.com/Trieyasni)
Perbesar
Infografis Banjir Rob dan Jebolnya Tanggul Laut di Semarang. (Liputan6.com/Trieyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya