Soal Pilpres 2024, Jokowi Ingatkan Relawan: Ojo Dumeh

Oleh Windi Wicaksono pada 11 Jun 2022, 17:01 WIB
Diperbarui 11 Jun 2022, 17:01 WIB
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam peringatan HUT ke-50 tahun HIPMI, Jumat (10/6/2022).
Perbesar
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). (Ist)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengingatkan para relawannya untuk tidak bersikap mentang-mentang karena berstatus sebagai relawannya.

Jokowi juga meminta para relawan tidak berbuat seenaknya, karena menjadi relawan dirinya. Pesan itu disampaikan Jokowi saat berpidato kepada Relawan Jokowi Tim 7 di Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (11/6/2022).

Pria yang akan berulang tahun pada 21 Juni mendatang ini menegaskan, dukungan politiknya untuk Pilpres 2024 akan disampaikan dengan baik dan dalam waktu yang tepat.

"Jangan mentang-mentang, aduh karena saya relawan Jokowi, sekarang yang kita dukung jadi presiden, jadi mentang-mentang, ojo dumeh, kalau kata Orang Jawa bilang. Jangan mentang-mentang," kata Jokowi di Jakarta Utara, Sabtu (11/6/2022).

Jokowi lalu mengingatkan, untuk tidak berlebihan dalam bersikap. Justru, semua harus dilakukan dengan kemawasan diri dan penuh instropeksi.

"Kita ini jangan berlebihan dalam berperilaku, kita perlu instrospeksi kita semua perlu melihat kekurangan diri kita," pesan Jokowi.

Jokowi berjanji, jika momentumnya nanti sudah tepat maka dirinya akan menentukan sikap politiknya terhadap pilihan yang juga mendapat dukungan para relawannya.

"Sekali lagi kita menunggu momentum yang tepat untuk momentum 2024," tutur mantan Wali Kota Solo ini.

Seperti diketahui, pernyataan senada Presiden Jokowi berbicara soal dukungan kepada calon presiden 2024 juga pernah dilontarlan di hadapan relawan Projo.

Saat itu, Jokowi menyinggung tokoh yang hadir dalam rakernas relawannya itu bisa saja capres yang didukung. Meskipun dia mengingatkan, relawan Projo jangan terburu-buru menentukan dukungan di Pilpres 2024.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta relawan Projo tidak tergesa-gesa untuk menentukan capres 2024. Meskipun, Jokowi tidak menyangkal Projo sudah mendukung salah satu tokoh jadi capres.

"Berkaitan dengan politik, karena kita harus fokus dengan persoalan persoalan (ketidakpastian global) tadi urusan politik 'ojo kesusu' jangan tergesa-gesa, jangan tergesa-gesa, meskipun mungkin yang kita dukung ada di sini," kata Jokowi saat membuka Rakernas V Projo di Jawa Tengah, Sabtu (21/4).

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Tidak Usah Grusa-Grusu

Jokowi Pimpin Sidang Kabinet
Perbesar
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Presiden Joko Widodo atau Jokowi menghadiri acara Tim Tujuh Relawan Jokowi di Econvention Ancol, Jalan Lodan Timur No.7, Pademangan, Jakarta Utara, sembari memberi pesan penting untuk para pendukungnya.

Kepada relawan di sana, mantan Gubernur DKI Jakarta itu meminta mereka untuk tidak tergesa-gesa dalam menghadapi Pilpres 2024.

"Urusan politik 2024, kita sedang berusaha keras selesaikan persoalan-persoalan besar negara. Oleh karena itu, kita tak usah tergesa-gesa, tidak usah grusa-grusu. Kalau ada yang memengaruhi, sampaikan nanti dulu," tutur Jokowi di lokasi, Sabtu (11/6/2022).

Seperti diketahui, pernyataan senada Presiden Jokowi berbicara soal dukungan kepada calon presiden 2024 juga pernah dilontarkan di hadapan relawan Projo.

Saat itu, Jokowi menyinggung tokoh yang hadir dalam rakernas relawannya itu bisa saja capres yang didukung. Meskipun dia mengingatkan, relawan Projo jangan terburu-buru menentukan dukungan di Pilpres 2024.


Infografis

Infografis Respons PDIP Terkait Isu Kerenggangan Jokowi - Megawati. (Liputan6.com/Trieyasni)
Perbesar
Infografis Respons PDIP Terkait Isu Kerenggangan Jokowi - Megawati. (Liputan6.com/Trieyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya