Di Banjarnegara, Ganjar Tegaskan Agar Para Pemangku Kepentingan Berintegritas

Oleh stella maris pada 28 Mei 2022, 20:05 WIB
Diperbarui 28 Mei 2022, 20:12 WIB
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo
Perbesar
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo/Istimewa.

Liputan6.com, Banjarnegara Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo selalu memberi perhatian khusus kepada para pemangku kepentingan di daerah pimpinannya. Kali ini, Gajar memberi pengarahan tentang integritas ke sejumlah pejabat penting di Banjarnegara pada Sabtu (28/5). Salah satu pesan yang disampaikan Ganjar adalah soal integritas.

"Jaga integritas! Sudah ada pelajarannya. Jangan diulangi lagi," kata Ganjar.

Lebih lanjut Ganjar menjelaskan bahwa untuk mewujudkan integritas, dia meminta seluruh OPD di Banjarnegara membuka kanal pengaduan lewat media sosial. Selain itu, Pj Bupati Banjarnegara, Tri Harso Widirahmanto juga diminta Ganjar menyebar nomor WhatsApp (WA) ke masyarakat.

"Biar masyarakat gampang mengadu. Biasanya kalau itu berjalan, maka pemerintah akan mendapat kritik otokritik, dan masyarakat mendapatkan feedback. Pemerintahan pasti akan berjalan baik," tegasnya.

Tak hanya pejabat di lingkungan Pemkab Banjarnegara, hadir pula dalam acara itu sejumlah pejabat Forkompimda. Ganjar meminta kerja sama antar instansi ditingkatkan untuk mewujudkan Banjarnegara semakin maju.

"Saya yakin, panjenengan pasti bisa. Banjarnegara pasti bisa jadi lebih baik lagi," tegasnya.

Selain integritas, sejumlah persoalan juga disampaikan Ganjar. Dia minta seluruh pejabat di lingkungan Pemkab Banjarnegara lebih memperhatikan segala bentuk persoalan yang berkaitan dengan daerahnya. 

Ganjar sempat menyinggung tentang Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang mulai bermunculan di Banjarnegara. Hal tersebut, lanjutnya, harus dilakukan penanganan serius.

"Dinas Pertanian saya minta turun, karena ini menjelang Idul Adha. Jangan sampai masyarakat panik. Hitung betul kebutuhan ternak yang ada dan kira-kira yang tersedia berapa," ucapnya.

Penyakit cacar monyet lanjut Ganjar juga harus jadi perhatian. Edukasi ke masyarakat harus terus dilakukan. Juga persoalan bencana, mengingat Banjarnegara merupakan daerah rawan bencana.

Tak kalah penting, Ganjar menegaskan tentang persiapan APBD 2023 untuk membangkitkan ekonomi masyarakat.

"Juga soal kondusivitas wilayah harus dijaga karena tugas Pj adalah menyiapkan Pilkada. Kita harapkan nanti bisa soft. Siapapun yang akan maju harus terbuka semua agar berjalan baik," katanya. 

 

(*)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya