Tim Penyelam Mulai Diterjunkan Cari Anak Ridwan Kamil di Sungai Aare

Oleh Muhammad Radityo Priyasmoro pada 28 Mei 2022, 13:43 WIB
Diperbarui 28 Mei 2022, 13:43 WIB
Anak Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz yang hilang saat berenang di Swiss
Perbesar
Anak Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz yang hilang saat berenang di Swiss (instagram/emmerilkahn)

Liputan6.com, Jakarta - Duta Besar Indonesia di Swiss, Muliaman Hadad memastikan pencarian putra sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz, yang dilaporkan hilang saat berenang di Sungai Aare, Bern pada 26 Mei 2022 siang waktu setempat terus dilanjutkan.

“Hari ini, tim SAR masih akan melanjutkan pencarian Eril, metode digunakan lebih intensif, dengan perahu dan drone untuk menyisir sungai,” kata Muliaman saat jumpa pers daring, Sabtu (28/5/2022).

Selain itu, pihak otoritas Search and Rescue (SAR) setempat juga menerjunkan tim penyelam. Namun demikian, pencarian dengan penyelam disesuaikan dengan cuaca di lokasi.

“Karena hujan atau salju yang masuk ke air akan menyulitkan dan membuat air keruh,” jelas Muliaman.

Diberitakan sebelumnya, keberadaan Eril di Swiss adalah untuk mencari sekolah yang akan melanjutkan ke jenjang S2.

Saat kejadian, sang ayah yang juga menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil tengah berada di Inggris dalam kegiatan pemerintahan di luar negeri bersama delegasi dari Pemprov Jawa Barat.

"Kondisi Eril saat ini masih dalam pencarian tim SAR dan polisi Swiss. Namun pencarian dihentikan sementara karena hari sudah mulai gelap dan rencananya akan dilanjutkan esok pagi," ungkap Elpi dalam keterangan yang diterima Liputan6.com, Jumat (27/5/2022).


Upaya KBRI Bern Koordinasi dengan Berbagai Pihak dalam Upaya Pencarian Putra Ridwan Kamil

KBRI Bern di Swiss, melalui Duta Besar Muliaman Hadad menerima laporan atas hilangnya seorang Warga Negara Indonesia (WNI) bernama Emmeril Khan Mumtaz, yang merupakan putra sulung dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. 

"Saya menerima kabar sekitar pukul 11.24 waktu Swiss bahwa pada pukul 9.40 ada laporan hilangnya seorang WNI," ujar Muliaman Hadad, dalam konferensi pers dengan awak media, Sabtu (28/5/2022). 

Setelah menerima laporan, Dubes Muliaman bersama dengan sejumlah staff KBRI segera menghampiri lokasi kejadian yakni Sungai Aare, yang kemudian bertemu dengan pihak keluarga di sana. 

Staff KBRI langsung melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak terkait untuk melakukan upaya pencarian, termasuk dengan polisi, rumah sakit dan hotel di sekitar lokasi. Selanjutnya, pihak polisi juga melakukan penyusuran di sungai tersebut.

Upaya pencarian melibatkan polisi sungai, polisi medis serta pemadam kebakaran. 

Dalam upaya pencarian tersebut, Tim SAR melakukan pemindaian dengan drone dengan sensor yang mendeteksi panas tubuh.

Dubes Muliaman melaporkan bahwa ketika kejadian tersebut, suhu sungai Aare 16 derajat celcius dengan arus yang cukup kuat dan keruh karena faktor melelehnya salju.

Upaya pencarian dilakukan hingga Kamis sore menggunakan perahu namun belum memperoleh hasil yang diharapkan. 


Ridwan Kamil: Mohon Doanya Agar Putra Kami Segera Ditemukan Selamat

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan istri Atalia Praratya berharap agar putranya, Emmeril Kahn Mumtadz, segera ditemukan dalam keadaan selamat. Eril, sapaan Emmeril, mengalami musibah di Bern, Swiss pada Kamis 26 Mei 2022.

"Mohon doanya agar putra kami, Emmeril Kahn Mumtadz dapat segera ditemukan dalam keadaan baik dan selamat. Sampai saat ini Tim SAR Swiss masih melakukan pencarian. Terima kasih atas perhatian dan dukungan doa dari bapak/ibu sekalian," kata Ridwan Kamil dalam pesan singkat yang diterima Liputan6.com, Sabtu (28/5/2022).

Ridwan Kamil juga menyebut, untuk informasi terkait perkembangan pencarian putranya dapat menghubungi perwakilan keluarga dan Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Jawa Barat.

Kabar terbaru dari Bern diungkap Kepala Bagian Materi dan Komunikasi Pimpinan Biro Adpim Jabar Akhmad Taufiqurrachman, pada Jumat malam. KBRI Bern dan Polisi Swiss memperluas lokasi pencarian Emmeril Kahn Mumtadz.

KBRI Bern terus berkoordinasi dengan Kepolisian Swiss, Emergency Line wiss, serta rumah sakit-rumah sakit terdekat di Kota Bern dalam proses pencarian putra sulung Ridwan Kamil ini.

Selain itu, Polisi Bern mengerahkan tim SAR yang terdiri dari unsur Polisi sungai, ambulans, dan pemadam kebakaran di Bern untuk menyisir area sepanjang Sungai Aare.

Polisi Bern juga mengungkapkan bahwa pencarian mengalami kesulitan dalam pencarian Eril mengingat kondisi air yang keruh dan kondisi arus sungai Aare.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya