Jokowi dan Wapres Zambia Bahas Penguatan Kerja Sama Ekonomi

Oleh Lizsa Egeham pada 25 Mei 2022, 20:19 WIB
Diperbarui 25 Mei 2022, 20:19 WIB
Presiden Jokowi bertemu Wapres Zambia, WK Mutele usai menghadiri pembukaan GPDRR 2022 di Bali, Rabu (25/2/2022). Keduanya membahas kerja sama di bidang ekonomi. (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)
Perbesar
Presiden Jokowi bertemu Wapres Zambia, WK Mutele usai menghadiri pembukaan GPDRR 2022 di Bali, Rabu (25/2/2022). Keduanya membahas kerja sama di bidang ekonomi. (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menerima Wakil Presiden (Wapres) Zambia WK Mutale usai menghadiri pembukaan The 7th Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) 2022 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Rabu (25/2/2022).

Keduanya membahas upaya penguatan kerja sama di bidang ekonomi antara Indonesia dengan Zambia.

"Bapak Presiden menyampaikan harapan, ke depan ekspor Indonesia termasuk CPO, kertas, dan pakaian jadi terutama, dapat terus ditingkatkan ke Zambia," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dikutip dari siaran pers Sekretariat Presiden, Rabu.

Selain itu, Jokowi juga menyampaikan informasi mengenai adanya beberapa BUMN Indonesia yang saat ini sedang menjajaki kerja sama di Zambia. Salah sarunya, di bidang perkeretaapian.

PT Industri Kereta Api atau PT INKA (Persero) sedang menjajaki penyediaan lokomotif dalam proyek Zambia Railway dari Victoria Falls menuju Kota Chingola.

"Selain itu, ada BUMN Indonesia yang juga sedang menjajaki kerja sama dalam konteks perluasan dan modernisasi terminal Bandara Internasional Lusaka," jelas Retno.

Jokowi dan Wapres Zambia juga membahas kerja sama di sektor energi baru terbarukan. Dia mengungkapkan adanya rencana pembuatan joint venture antara perusahaan BUMN Indonesia dalam pembangunan dan pengelolaan pembangkit listrik tenaga surya di Zambia.

"Bapak Presiden juga menyampaikan keinginan perusahaan-perusahaan farmasi Indonesia untuk berkontribusi dalam memperkuat sektor kesehatan di Zambia, terutama atau khususnya dalam upaya memenuhi vaksin yang diperlukan di Zambia," tutur Retno.

 


Zambia Apresiasi Cara Indonesia Tangani Pandemi

FOTO: Pemerintah Umumkan Pelonggaran Pemakaian Masker di Luar Ruangan
Perbesar
Sejumlah warga menyeberang jalan di kawasan Jalan Thamrin, Jakarta, Selasa (17/5/2022). Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengumumkan kebijakan pelonggaran penggunaan masker karena situasi pandemi COVID-19 di Indonesia sudah menunjukkan perbaikan. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Sementara itu, Wakil Presiden Zambia menyampaikan apresiasinya terhadap Indonesia di dalam pengelolaan kebencanaan. Apresiasi serupa juga sebelumnya disampaikan oleh sejumlah pihak antara lain Presiden Majelis Umum PBB dan Deputi Sekretaris Jenderal PBB.

"Wakil Presiden Zambia juga menyampaikan apresiasi cara Indonesia mengelola Covid-19. Ini juga disampaikan di dalam pidato Deputi Sekjen PBB dan juga Presiden Majelis Umum PBB," ucap Retno.

Di samping itu, Wakil Presiden Zambia juga menekankan pentingnya kedua negara melakukan pertemuan joint commission. Wapres Zambia berharap Indonesia dapat membantu peningkatan kapasitas di sektor-sektor yang diperlukan Zambia, yakni di bidang manajemen kebencanaan dan pertambangan.

"Tadi juga disebutkan keinginan bekerja sama dalam capacity building masih, tetapi juga sebagai tambahan di bidang pertanian," ujar Retno.

Selain didampingi oleh Menteri Luar Negeri, dalam pertemuan tersebut Jokowi turut didampingi oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Duta Besar RI untuk Zimbabwe merangkap Zambia Dewa Made J. Sastrawan, dan Plt. Direktur Afrika Kementerian Luar Negeri Tyas Baskoro Her Witjaksono Adji.

Infografis Boleh Lepas Masker Kode Keras Pandemi ke Endemi Covid-19
Perbesar
Infografis Boleh Lepas Masker Kode Keras Pandemi ke Endemi Covid-19 (Liputan6.com/Trieyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya