NasDem Sebut Jokowi Belum Beri Sinyal Dukung Ganjar di Pilpres 2024

Oleh Delvira Hutabarat pada 24 Mei 2022, 14:17 WIB
Diperbarui 24 Mei 2022, 14:17 WIB
FOTO: Presiden Jokowi Kunjungan Kerja ke Jawa Tengah
Perbesar
Presiden Joko Widodo atau Jokowi didampingi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berjalan bersama di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, Selasa (30/6/2020). Jokowi melakukan kunjungan kerja ke beberapa wilayah di Jawa Tengah. (Liputan6.com/Gholib)

Liputan6.com, Jakarta Politikus NasDem Saan Mustofa menyebut keberadaan Presiden Joko Widodo bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Rakernas Projo, dinilainya bukan sinyal bahwa Jokowi sudah menunjuk Capres 2024 pilihannya.

"Menurut saya itu soal protokoler aja Pak Jokowi datang ke Jawa Tengah, ya Gubenur Jawa Tengah sebagai protokoler harus mendampingi," kata dia pada wartawan, Selasa (24/5/2022).

Dia pun mempersilahkan semua pihak untuk menafsirkannya. Namun, pria yang menjabat sebagai Sekretaris Fraksi NasDem DPR RI ini tetap berkeyakinan belum ada sinyal Jokowi mendukung Ganjar di Pilpres 2024.

"Ada yang menafsirkan saya tidak tahu ya, saya sih melihatnya dari sisi protokoler aja," kata Saan.

Saat disinggung bagaimana dengan calon yang dipilih NasDem, Saan meminta nama itu akan muncul di Rakernas partai yang rencananya diadakan pada Juni 2022.

"Nanti itu di rakernas akan dibicarakan. Saya belum tahu siapa-siapa saja yang akan muncul sebagai calon yang akan muncul di Rakernas yang akan diusulkan ke ketua umum," ujar Saan.

Senada, Ketua Umum PRojo Budi Arie Setiadi menilai sah saja jika ada pihak yang ingin menarik-narik pihaknya dalam dukung-mendukung tokoh.

Bahkan, sampai ada yang diam-diam memasang spanduk dukungan di sekitar arena Rakernas V yang diadakan di Balkondes Desa Ngargogondo.

Menurut Budi, arahan Presiden Jokowi agar Projo jangan buru-buru mendukung tokoh memperkuat sikap politik pihaknya.

"Sudah jelas dan tegas bahwa PROJO ora kesusu, tidak terburu-buru" kata dia.

 


PDIP Juga Melihat Sama

Presiden Joko Widodo atau Jokowi menghadiri Rakernas V Projo di Kabupaten Magelang Jawa Tengah, pada Sabtu 21 Mei 2022. Dalam kesempatan itu dia sempat menyinggung soal sosok Capres di Pemilu 2024.

Saat menyinggung hal tersebut, ucapan Jokowi itu pun langsung disambut meriah dan tepuk tangan seluruh relawan Projo yang hadir dengan teriakan Ganjar Pranowo sebagai Capres 2024.

Terkait hal itu, Politikus PDIP Masinton Pasaribu tidak melihat sinyal Presiden Jokowi mendukung Ganjar sebagai Capres 2024.

"Kemarin kan enggak deklarasi, enggak ada deklarasi apa-apa. Enggak menyebut nama siapa-siapa," kata dia di Gedung DPR, Jakarta, Senin (23/5/2022).

Masinton pun mengaku tidak melihat ada deklarasi calon presiden yang dilakukan oleh Projo dalam Rakernas tersebut.

"Di acara itu disebutkan ya dukung mendukung lah. Jangan buru-buru yang kita dukung ada di sini. Kalau saya memaknai, yang ada di situ kan ada pak Wantimpres, ada pak Moeldoko, ada pak Ganjar, dan ada pak Jokowi. Ya saya nggak tahu mau dukung apa," kata anggota DPR RI ini.

 


Projo Teriak Nama Ganjar

Presiden Joko Widodo atau Jokowi menghadiri Rakernas V Projo di Kabupaten Magelang Jawa Tengah, Sabtu (21/5/2022). Dia pun meminta relawan Pro Jokowi (Projo) tidak terburu-buru dalam menentukan pilihan politik, meski pilihannya hadir di acara tersebut.

Dalam acara itu, hadir Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Ucapan Jokowi itu pun langsung disambut meriah dan tepuk tangan seluruh relawan Projo yang hadir.

"Urusan politik itu jangan tergesa-gesa, meskipun mungkin yang kita dukung ada di sini. Sudah dibilang, jangan tergesa-gesa. Ini mau tergesa-gesa ini kelihatannya," kata Jokowi saat menyampaikan pidatonya, Sabtu.

"Pak Ganjar presiden. Pak Ganjar untuk 2024. Maju terus Pak Ganjar," teriak relawan Projo merespons ucapan Jokowi.

Jokowi menyampaikan akan mengumpulkan seluruh relawan pendukungnya dalam rapat tingkat nasional yang lebih besar. Hal itu dilakukan untuk menyerap aspirasi soal tokoh politik yang didukung.

"Jangan sampai, kalau kita ini enggak satu saya pun nanti memutuskan akan bertanya pada saudara semua. Tidak saya putuskan sendiri, saya bukan tipikal seperti itu. Saya akan tanya ketuanya dulu calon kita siapa" jelasnya.

Dia ingin menekankan bahwa relawan pendukungnya masih solid dan masih satu tujuan. Jokowi menyebut relawannya sebagai sebuah kapal besar.

"Saya akan tunjukkan di tingkat dengan pertemuan besar di tingkat nasional, bahwa kita ini masih solid kita ini masih satu dan masih semangat. Karena yang kita miliki ini adalah kapal besar, bukan kapal kecil," tutur Jokowi.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya