Menko PMK Jelaskan Target Indonesia Jadi Tuan Rumah Forum GPDRR

Oleh Lizsa Egeham pada 23 Mei 2022, 09:32 WIB
Diperbarui 23 Mei 2022, 09:32 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy
Perbesar
Dalam keterangan Kamis (19/5/2022), Menko PMK Muhadjir Effendy mengungkapkan, vaksinasi COVID-19 dosis lengkap menjadi salah satu syarat utama dari Arab Saudi untuk memberangkatkan jemaah haji. (Dok Kemenko PMK RI)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyampaikan sejumlah target yang akan dicapai Indonesia dalam Forum Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR). Salah satunya, pemulihan pasca pandemi Covid-19.

Adapun Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah dalam forum internasional ini. Acara ini akan dimulai pada tanggal 25 Mei hingga 27 Mei 2022 bertempat di Nusa Dua Hall BNDCC, Bali.

"Target pertama lebih ke pemulihan pasca Covid-19. Target kedua meningkatkan kesadaran publik dalam penanggulangan bencana," kata Muhadjir dikutip dari siaran persnya, Senin (23/5/2022).

"Target ketiga melibatkan elemen penting pentahelix dalam pengurangan risiko bencana, dan target keempat menunjukkan praktik baik yang sudah Indonesia lakukan," sambungnya.

Menurut dia, Forum GPDRR merupakan momentum untuk memperkuat mitigasi bencana. Termasuk, penanggulangan bencana secara global dan nasional.

"Dengan dipercayanya Indonesia sebagai tuan rumah forum internasional ini, menjadi momentum untuk memperkuat mitigasi, praktik baik pengurangan resiko bencana, termasuk penanggulangan bencana secara global dan nasional," ujarnya.

Muhadjir menjelaskan nantinya forum ini akan membahas banyak hal terkait topik penting. Mulai dari, tata kelola risiko bencana, investasi risiko bencana, hingga pemulihan pasca pandemi.

Sebagai informasi, Forum GPDRR akan diikuti oleh 4.091 delegasi dari 193 negara. Sebanyak 3.001 delegasi akan hadir in-person dan 1.096 delegasi melalui platform online.

Sebelum kegiatan Forum GPDRR tersebut dimulai nantinya akan ada kegiatan penanaman sepuluh juta pohon pada 34 provinsi di Indonesia. Kegiatan tersebut sebagai wujud aksi nyata Gerakan Nasional Revolusi Mental mendukung Forum GPDRR.


BPBD Bali Siagakan Posko Evakuasi di Ajang GPDRR 2022

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali menyiagakan tiga Posko Satuan Tugas (satgas) Evakuasi  dalam ajang perhelatan Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) pada 23-28 Mei 2022 di Nusa Dua, Bali.

Tiga lokasi posko tersebut berada di Puja Mandala, Hotel Renaissance dan Hotel Kimtom.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Bali I Nyoman Swanjaya mengatakan tiga posko itu didirikan sebagai antisipasi dari potensi bencana alam, khususnya gempa bumi dan tsunami selama perhelatan GPDRR 2022 berlangsung.

"Posko evakuasi GPDRR ini dibentuk sebagai antisipasi jika terjadi darurat bencana alam saat ajang internasional tesebut berlangsung. Kami akan mendukung bersama TNI dan Polri untuk proses evakuasi," kata Swanjaya di Posko Mandala, Badung, Bali, Sabtu (21/5/2022).

Ia menyebut, tiga titik posko utama itu akan didukung beberapa hotel dan tempat publik sebagai lokasi evakuasi. Dari Posko Satgas Evakuasi Puja Mandala ada 18 hotel dan tempat publik yang disiagakan sebagai lokasi evakuasi.


BPBD se-Bali Ikut Ambil Bagian

Untuk Posko Satgas Evakuasi Hotel Renaissance ada 12 hotel dan tempat publik yang akan menampung evakuasi warga maupun peserta GPDRR 2022 apabila bencana alam terjadi. Selanjutnya Posko Satgas Evakuasi Hotel Kimtom akan didukung 9 hotel sebagai tempat evakuasi.

Ia menambahkan pemilihan lokasi ketiga posko satgas evakuasi itu atas dasar rekomendasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang ditetapkan sebagai wilayah yang aman dari potensi ancaman bencana gempa bumi dan tsunami.

"Sesuai rekomendasi BMKG bahwa daerah ini aman. Kami sudah melaksanakan simulasi evakuasi bencana yang dipimpin oleh Kodam IX/Udayana. Kami dari BPBD bertugas membantu evakuasi masyarakat," ujar Swanjaya.

Sementara itu, operasi Posko Satgas Evakuasi GPDRR 2022 juga melibatkan seluruh BPBD se-Provinsi Bali dan multisektor lainnya, masing-masing BPBD mengirimkan minimal perwakilan sebanyak 2 orang untuk 3 kali pergantian selama 1x24 jam.

Perwakilan staf dari BPBD Kota Denpasar, Alan mrngatakan pihaknya mengerahkan 4 personel pada tiap pergantian shift waktu selama 3 kali dalam 24 jam. Hal itu dilakukan guna meringankan pekerjaan tim dan diharapkan dapat memberikan dukungan yang lebih baik.

“Kami mengirimkan empat orang dalam satu tim per satu kali shift, agar lebih optimal dan meringankan pekerjaan. Semoga sinergi dari pusat dan daerah dapat memberikan yang terbaik untuk perhelatan GPDRR 2022," tutur dia.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya