DPRD DKI: Formula E Kurang Promosi, Minat Nonton Warga Lokal Jadi Rendah

Oleh Liputan6.com pada 23 Mei 2022, 05:29 WIB
Diperbarui 23 Mei 2022, 05:50 WIB
Ajang Formula E Jakarta Siap Digelar
Perbesar
Foto udara memperlihatkan Jakarta International E-Prix Circuit di kawasan Ancol, Jakarta, Selasa (17/5/2022). Federation Internationale de Automobile (FIA) Formula E Jakarta E-Prix menyatakan ajang balap mobil listrik pada 4 Juni mendatang diharapkan mampu memberi kontribusi positif terhadap kebangkitan ekonomi pascapandemi COVID-19 yang bakal dirasakan pelaku usaha dan masyarakat melalui Jakarta E-Prix. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta - Sekretaris Komisi D DPRD DKI Jakarta, Syarif, menilai ajang balap mobil listrik Formula E yang akan berlangsung di Jakarta pada 4 Juni 2022 masih kurang promosi.

Syarif berpendapat, seharusnya ada acara atau pra event sebelum balapan atau Formula E Jakarta digelar, sebagai bentuk promosi. Dia menilai, hal itu bisa meningkatkan daya tarik penonton lokal.

"Saya mengatakan iya masih kurang (promosinya), karena kita pernah tahu di awal-awal itu, ada pra 'event', tapi sampai sekarang belum ada kan," kata Syarif, seperti dilansir Antara.

Kurangnya promosi membuat minat warga lokal untuk menonton balapan Formula E lebih rendah dibanding warga negara asing. Di sisi lain, politisi Gerindra ini mengungkapkan, sebenarnya banyak masyarakat Indonesia merupakan penggemar otomotif, tapi Formula E ini tergolong baru.

"Otomotif itu banyak kok penggemarnya, apalagi di dalam negeri, Formula E itu baru, sehingga tidak segelegar F1 atau moto GP gitu ya," ucapnya.

Syarif menilai, lumrah terdapat fakta bahwa mayoritas pembeli tiket Formula E Jakarta merupakan warga negara asing (WNA), terutama untuk kelas VIP.

"Menurut saya sih lumrah saja, karena itu kebanyakan kelompok-kelompok hobi dan dia biasa nonton, jadinya yang pesan itu ludes yang VIP," ujar Syarif.

 

 


Harga Tiket Formula E

Foto: Melihat Kesibukan Pekerja Jelang Balapan Formula E di Jakarta
Perbesar
Lintasan balap sirkuit yang berlokasi di Ancol Timur, Tanjung Priok, Jakarta itu tampak sudah rapi dan siap digunakan. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Kendati begitu, dia mengatakan, penjualan tiket ini waktunya sudah sesuai dan telah memenuhi janji yakni tiket tidak akan diluncurkan jika infrastruktur sirkuit tidak 100 persen selesai.

"Kan pernyataan janji itu terpenuhi, ternyata setelah beres semua (dijual tiketnya), ya kan kecuali 'paddock' sama tribun baru berani jual tiket," jelasnya.

Syarif sendiri mengaku dia akan menonton langsung ajang balap mobil listrik itu pada 4 Juni 2022 dengan mengajak keluarganya dengan memilih area 'grandstand' seharga Rp750 ribu. Tiket untuk menonton Formula E sendiri dibanderol mulai dari Rp250 ribu sampai Rp10 juta.

Sumber: Antara


Infografis

Infografis Sirkuit Formula E Dilarang di Monas. (Liputan6.com/Abdillah)
Perbesar
Infografis Sirkuit Formula E Dilarang di Monas. (Liputan6.com/Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya