Jokowi Pastikan Ajak Relawan Diskusi untuk Tentukan Sikap di Pilpres 2024

Oleh Lizsa Egeham pada 21 Mei 2022, 18:30 WIB
Diperbarui 21 Mei 2022, 18:30 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi)
Perbesar
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat Sidang Kabinet Pengarahan Presiden dan APBN 2022 di Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu, 17 November 2021. (Dok Sekretariat Kabinet RI)

Liputan6.com, Jakarta Presiden Joko Widodo atau Jokowi memastikan akan mengajak para relawannya berdiskusi dalam menentukan dukungan di Pilpres 2024.

Dirinya dan relawan berharap memiliki satu suara terkait sosok yang didukung.

"Jangan sampai, kalau kita ini enggak satu. Saya pun nanti memutuskan pun pasti akan bertanya kepada bapak/ibu saudara-saudara semuanya," kata Jokowi saat berpidato di Rakernas V Pro Jokowi (Projo) di Magelang Jawa Tengah, Sabtu (21/5/2022).

Dia berjanji tidak akan memutuskan sendiri sikap politik di Pilpres 2024. Jokowi akan mendengar aspirasi serta meminta pertimbangan dari seluruh organ relawannya.

"Tidak saya putuskan sendiri, tidak. Saya bukan tipikal seperti itu. Saya akan tanya ketuanya dulu, gimana pak ketua, calon kita siapa," ujarnya.

"Kroscek ke bawah yang relawan paling bawah yang ada di desa, di kampung. Saya tanya bagaimana bapak ibu siapa ini siapa. Pasti akan saya tanyakan seperti itu seluruh organ relawan yang kita miliki," sambung Jokowi.

Nantinya, dia akan menggelar pertemuan besar dengan para relawannya untuk membahas sikap politik di 2024. Jokowi juga ingin menunjukkan bahwa relawannya masih solid.

"Saya akan menunjukkan dengan pertemuan besar di tingkat nasional. Saya tunjukan bahwa kita ini masih solid, kita satu dan kita masih semangat," tuturnya.

Untuk itu, Jokowi meminta relawannya tak tergesa-gesa soal dukungan di Pilpres 2024. Terlebih, hingga kini belum ada partai politik yang mengumumkan sosok yang akan menjadi capres di 2024.

"Sekali lagi, jangan tergesa-gesa. Karena dinamika politik sekarang ini juga masih belum jelas. Benar enggak? Partai apa mencalonkan apa belum jelas," jelas Jokowi.

 


Dinamika Politik Belum Jelas

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meminta relawan Projo (Pro Jokowi) untuk bersabar menunggu keputusan siapa yang akan dia pilih sebagai capres di Pemilu 2024.

Menurutnya, dinamika politik saat ini masih belum jelas.

"Jangan tergesa-gesa, karena dinamika politik sekarang ini masih belum jelas, bener enggak? Partai apa mencalonkan apa belum jelas, sehingga jangan sampai keliru," kata Jokowi.

Dia pun tak ingin didesak relawannya untuk menentukan capres. Projo tak boleh tergesa-gesa. "Jangan sampai salah, setuju kita sabar? Setuju kita tidak tergesa-gesa dulu?," kata Jokowi disambut setuju peserta.

 


Jangan Tergesa-gesa

Jokowi pun meminta relawan Projo tidak tergesa-gesa untuk menentukan capres 2024. Meskipun dirinya tidak menyangkal Projo sudah mendukung salah satu tokoh jadi capres.

"Berkaitan dengan politik, karena kita harus fokus dengan persoalan persoalan (ketidakpastian global) tadi urusan politik ojo kesusu jangan tergesa-gesa, jangan tergesa-gesa, meskipun mungkin yang kita dukung ada disini," kata Jokowi.

Para peserta pun riuh mendengar ucapan Jokowi itu. Nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang juga kader PDIP ramai diteriakan.

"Sudah dibilang jangan tergesa-gesa, ojo kesusu. Ini mau tergesa-gesa ini Kelihatannya," ucap Jokowi menanggapi teriakan peserta.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya