6 Ucapan dan Pesan dari Para Tokoh Peringati Hari Kebangkitan Nasional 2022

Oleh Devira Prastiwi pada 21 Mei 2022, 12:31 WIB
Diperbarui 21 Mei 2022, 12:31 WIB
FOTO: Upacara Peringatan Hari Kartini di Museum Kebangkitan Nasional
Perbesar
Siswa Sekolah Darurat Kartini bersama Komunitas Istri Ikatan Dokter Indonesia (IIDI) dan Komunitas Wanita Indonesia Tanpa Tembakau (WITT) saat memeriahkan dan memperingati Hari Kartini di Museum Kebangkitan Nasional (ex Gedung Stovia), Jakarta, Kamis (21/4/2022). (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta - Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) diperingati setiap 20 Mei setiap tahunnya. Pada tahun ini, Harkitnas diperingati pada Jumat 20 Mei 2022.

Sejumlah tokoh pun menyampaikan sejumlah pesan pada Harkitnas 2022 ini. Salah satunya Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto yang mengajak para pemuda memaknai momen Hari Kebangkitan Nasional dengan menjaga semangat nasionalisme.

"Pak Menhan mengajak memaknai kembali momentum Kebangkitan Nasional sebagai momentum mempersatukan, menjaga semangat nasionalisme di tengah tantangan yang semakin kompleks," ujar Juru Bicara Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak dalam keterangannya, Jumat 20 Mei 2022.

Kemudian, Menteri BUMN Erick Thohir mengambil satu tema yang berkaitan dengan bangkitnya bangsa Indonesia pada Harkitnas 2022 ini.

Salah satu yang menjadi inspirasinya terkait kebangkitan adalah peristiwa reformasi 1998. Di mata Erick Thohir, reformasi jadi modalnya memimpin Kementerian BUMN yang diserap dalam transformasi.

"Reformasi 1998 telah mengubah bentuk kehidupan politik dan ekonomi Indonesia yang menjadi modal transformasi kebangsaan," kata Erick mengutip unggahan di Instagram @erickthohir.

"Saya menemukan tema penting yang sejalan dengan reformasi, yaitu transformasi. Transformasi menjadi dasar dalam memimpin Kementerian BUMN," sambung dia.

Tak ketinggalan, Presiden Joko Widodo atau Jokowi juga menyampaikan ucapan selamat Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang diperingati setiap 20 Mei.

Jokowi menekankan bangsa Indonesia harus maju bersama-sama dan tak ada yang boleh tersisihkan.

Berikut sederet ucapan dan pesan dari sejumlah tokoh pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2022 yang dihimpun Liputan6.com:

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


1. Presiden Jokowi

Presiden Joko Widodo (Instagram/@jokowi)
Perbesar
Presiden Jokowi saat berpidato di hadapan menteri-menterinya. (Instagram/@jokowi)

Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyampaikan ucapan selamat Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang diperingati setiap 20 Mei.

Dia menekankan bangsa Indonesia harus maju bersama-sama dan tak ada yang boleh tersisihkan.

"Kita tetap bangkit dan maju bersama-sama, membangun merata dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote," kata Jokowi dikutip dari akun Instagramnya.

"Tidak boleh ada yang tertinggal. Tak ada yang boleh tersisihkan," sambungnya.

Menurut dia, berbagai tantangan telah berhasil dilewati bangsa Indonesia. Mulai dari, pandemi, resesi, hingga ketidakpastian global.

"Satu demi satu tantangan telah kita lewati. Pahit dan manisnya zaman sudah kita arungi. Pandemi, resesi, dan ketidakpastian global kita hadapi. Sebagai bangsa yang besar, ayunan langkah kita tak akan terhenti," tandas Jokowi.

 


2. Gubernur DKI Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan selamat Hari Natal 2021.
Perbesar
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan selamat Hari Natal 2021. (Foto: tangkapan layar video Instagram aniesbaswedan)

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam lawatannya, memenuhi undangan dari Dekan Urban School Sciences Po Tommaso Vitale di Paris, Perancis. Bersama Public Lecture lainnya, Anies dijadwalkan untuk memberikan kuliah tamu.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu bercerita, Sciences Po, atau nama lengkapnya The École Libre des Sciences Politiques menjadi salah satu kampus terbaik dunia untuk studi pemerintahan, politik dan internasional. Bahkan, lanjut Anies, Sciences Po menduduki peringkat dua di dunia pada 2021 lalu.

"Kampus ini memiliki peran yang sangat strategis dalam sejarah negara Prancis, didirikan di 1872 setelah perang Rusia-Prancis, dengan tujuan memberikan pendidikan tentang ekonomi, sosial, dan politik kepada generasi muda Prancis yang kelak membangun negara Prancis modern yang kita kenal saat ini," kata Anies melalui akun resmi Instagram @aniesbaswedan.

Anies menyatakan bahwa sebagian besar presiden hingga perdana menteri Perancis merupakan alumni Sciences Po. Termasuk presiden serta perdana menteri Perancis saat ini yang juga lulusan dari Sciences Po.

Sciences Po mengundang Public Lecture untuk membahas upaya kawasan urban besar seperti Jakarta dalam menghadapi permasalahan kota masa kini. Dalam kesempatan ini, Anies berbagi banyak hal mulai dari integrasi transportasi hingga efek climate change.

"Kami berkesempatan menceritakan secara detail tentang integrasi transportasi, upaya mengurangi dampak penurunan muka tanah dan efek climate change, serta komitmen terhadap pembangunan yang berkelanjutan," kata Anies.

Menurut Anies, saat diskusi berlangsung, dia menemukan tradisi pembelajaran yang berbeda. Para peserta dengan antusias mengajukan pertanyaan mengenai strategi yang dilakukan Pemprov DKI terhadap segala permasalahan kota di Jakarta.

"Tradisi pembelajaran yang kuat di kampus ini tercermin dalam diskusi. Begitu banyak peserta aktif menanyakan pertanyaan detail dan strategis tentang tantangan dan strategi pemecahan masalah yang kita lakukan di Jakarta," katanya.

Di akhir kuliah, sebut Anies, jajaran pengajar dan mahasiswa menghampiri dan memberikan apresiasi terhadap pendekatan yang dilakukan Pemprov DKI di Jakarta. Kebijakan yang diambil dalam menyelesaikan tantangan yang dihadapi, Jakarta dianggap menggunakan ilmu pengetahuan dan data.

Selain itu, dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional 2022 yang jatuh pada Jumat, 20 Mei 2022, Anies menyatakan bahwa kebangkitan dan kemajuan bangsa dimulai di sekolah.

"Kebangkitan itu dimulai dari ruang kelas. Berbagai negara sudah membuktikan bahwa kemajuan bangsa dimulai dari sekolah-sekolah. Seperti yang dirintis oleh mahasiswa-mahasiswa STOVIA pada 20 Mei 1908," jelas Anies.

 


3. Menteri Pertahanan

Prabowo Subianto
Perbesar
Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyampaikan orasi politiknya dalam kampanye akbar Prabowo-Sandi di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Minggu (7/4). Kampanye akbar Prabowo-Sandi diawali dengan salat tahajud dan salat subuh berjamaah. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto mengajak para pemuda memaknai momen Hari Kebangkitan Nasional yang diperingati setiap 20 Mei. Prabowo mengajak pemuda menjaga semangat nasionalisme di momen ini.

"Pak Menhan mengajak memaknai kembali momentum Kebangkitan Nasional sebagai momentum mempersatukan, menjaga semangat nasionalisme di tengah tantangan yang semakin kompleks," ujar Juru Bicara Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak dalam keterangannya.

Menurut Prabowo, maju dan makmurnya Indonesia bisa terwujud bila semua anak bangsa saling bahu membahu bergandeng tangan memberikan yang terbaik untuk bangsa dan negara.

"Khususnya anak muda, berkaryalah sesuai bakat dan minat, dan terus pupuk semangat nasionalisme, dan mari kira rawat Indonesia yang tinggi keberagamannya ini," jelas dia.

 


4. Menteri BUMN

Menteri BUMN Erick Thohir mendukung BUMN Entrepreneurial Marketing Awards 2022
Perbesar
Menteri BUMN Erick Thohir mendukung BUMN Entrepreneurial Marketing Awards 2022

Menteri BUMN Erick Thohir turut memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Ia pun mengambil satu tema yang berkaitan dengan bangkitnya bangsa Indonesia.

Salah satu yang menjadi inspirasinya terkait kebangkitan adalah peristiwa reformasi 1998. Di mata Erick Thohir, reformasi jadi modalnya memimpin Kementerian BUMN yang diserap dalam transformasi.

"Reformasi 1998 telah mengubah bentuk kehidupan politik dan ekonomi Indonesia yang menjadi modal transformasi kebangsaan," katanya mengutip unggahan di Instagram @erickthohir.

"Saya menemukan tema penting yang sejalan dengan reformasi, yaitu transformasi. Transformasi menjadi dasar dalam memimpin Kementerian BUMN," tambah dia.

Dalam sebuah video singkat, Erick berkisah tentang perjuangan para pahlawan reformasi. Ia memandang yang diperjuangkan pada waktu itu membawa semangat yang tak henti dari generasi ke generasi.

Dalam memperingati Hari Kebangkitan Nasional ini, Erick mengusung satu tema yang juga jadi andalannya. Yakni, Transformasi Kebangsaan.

"Nyatalah pada hari ini terbentuk sebuah jalan baru bagi kebangkitan indonesia di abad 21. Reformasi 1998 telah mengubah bentuk kehidupan politik dan ekonomi indonesia yang menjadi modal untuk sebuah transformasi kebangsaan," paparnya.

Ia menyebut, sepertiga pertumbuhan ekonomi nasional digerakkan oleh perusahaan pelat merah di berbagai sektor industri. ia pun menekankan BUMN merupakan milik rakyat.

"Hampir sepertiga pertumbuhan ekonomi nasional digerakkan oleh BUMN melalui berbagai sektor industri BUMN adalah milik rakyat ita haris menjadi mitra penguatan ekonomi rakyat," katanya.

Lebih lanjut, dalam video paparannya, Erick menyebut BUMN harus bisa membuat ekosistem ekonomi nasional. Diharapkan kedepannya mampu membangun Indonesia menjadi lebih baik.

"Membentuk ekosistem ekonomi nasional yang berdaulat, indonesia yang berbhineka dengan keragaman etnis dan budaya, adalah kekayaan peradaban ayng luar biasa," katanya.

Ia juga berpesan, dalam meneruskan semangat pejuang reformasi dan transformasi, generasi saat ini tak boleh berhenti. Lebih jauh, ia menaksir transformasi kebangsaan ini bisa jadi modal menuju Indonesia yang makmur.

"Kita tak boleh berhenti dari kemajuan yang sudah dicapai oleh para pemimpin bangsa kita. Menjadi salah satu modal bagi transformasi kebangsaan menuju indonesia yang adil dan makmur," kata dia.

"Ayo berjalan bersama, dan terus memberikan kontribusi dalam kebangkitan Indonesia," tutup Erick.

 


5. Menteri Keuangan

Sri Mulyani Letakkan Batu Pertama Pembangunan Indonesia Financial Center
Perbesar
Menkeu Sri Mulyani memberi sambutan saat seremonial pembangunan Kantor Pusat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Jakarta, Selasa (2/4). Gedung Indonesia Financial Center diperuntukkan bagi OJK dan Kementerian Keuangan. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati turut memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang diperingati setiap 20 Mei. Baginya, Indonesia saat ini terus membawa semangat Budi Utomo.

Terlebih kali ini Indonesia menajadi Presidensi G20 dengan tema Recover Together, Recover Stronger. Ini bisa diartikan sebagai semangat untuk bangkit bersama.

"Sebagai Presidensi G20 tahun ini, Indonesia akan terus mengusung semangat tersebut melalui berbagai forum diskusi, koordinasi, juga kolaborasi. Seperti halnya Budi Utomo, kita bisa menjadi penggerak agar seluruh dunia bisa bangkit bersama," katanya mengutip unggahan Instagram @smindrawati.

Sri Mulyani membuka unggahannya dengan menulis sebuah lirik lagu tentang indonesia dan semangat. Ia juga mengenang sosok Budi Utomo, sebagai tokoh sentral dalam lahirnya Hari Kebangkitan Nasional.

"Hari ini kita memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Adalah Budi Utomo, sang perintis yang memperjuangkan kesejahteran rakyat melalui pendidikan. Sebuah ambisi untuk menjadi bangsa yang merdeka dan terpelajar, lepas dari jerat kolonialisme," katanya berkisah.

Ia memandang semangat itu yang mendorong lahirnya Indonesia sebagai bangsa yang merdeka, terhormat dan bermartabat di mata dunia.

"Sebuah hasil yang dicapai melalui kerja keras bersama dan sinergi yang solid dari seluruh rakyat," kata Sri Mulyani.

Semangat itu, di mata Sri Mulyani masih terus relevan hingga saat ini. Ditambah Indonesia telah melewati berbagai masa krisis, paling baru adalah pandemi Covid-19.

"Dulu hingga kini, semangat untuk bangkit bersama ini masih sangat relevan dalam menghadapi berbagai tantangan yang terjadi. Tak hanya pandemi covid, persoalan dunia yang kita alami saat ini memberikan kesadaran akan pentingnya kebersamaan," katanya.

"Menurutmu, sebagai anak muda, apa bentuk perjuangan nyata untuk bangkit bersama hari ini?Apa pun itu, ayo bangkit bersama!," tutup bendahara negara itu.

 


6. PKS

Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dr Salim Segaf Al-Jufri bersama Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini.
Perbesar
Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dr Salim Segaf Al-Jufri bersama Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini. (Liputan6.com/Istimewa)

Hari Kebangkitan Nasional atau Harkitnas diperingati pada Jumat 20 Mei 2022. Fraksi PKS DPR RI pun berharap momentum ini harus menjadi momentum bangkitnya ekonomi rakyat. Terlebih lagi, 2 tahun lebih bangsa Indonesia dihantam pandemi Covid-19.

"Hari ini kita masih tetap menjaga kewaspadaan Covid-19, tapi kita bersyukur pandemi semakin terkendali, masyarakat sudah lebih leluasa beraktivitas kembali. Maka momentum Hari Kebangkitan Nasional tahun ini harus menjadi momentum kebangkitan ekonomi rakyat," ujar Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini melalui keterangan tertulis, Jumat 20 Mei 2022.

Menurut dia, pemerintah harus terus melakukan konsolidasi kebijakan sektor ekonomi rakyat yang terpukul karena Covid-19, terutama rakyat kecil, buruh, dan pelaku UMKM.

Jazuli menilai, merekalah yang harus jadi prioritas kebijakan dan APBN untuk memulihkan ekonomi nasional.

"Pesan kebangkitan nasional harus dimaknai bangkitkan ekonomi rakyat yang terpukul karena pandemi. Kebijakan pemerintah harus fokus ke sana dan Fraksi PKS siap mengawal dan berkolaborasi untuk kebangkitan ekonomi rakyat paska pandami," papar Jazuli.

Hal tersebut, lanjut Anggota Komisi I DPR ini, sejalan dengan pesan kunci perjuangan PKS yaitu transformasi dan kolaborasi. Transformasi seluruh kebijakan negara untuk kepentingan rakyat dan kemajuan bangsa yang membutuhkan kolaborasi seluruh elemen bangsa.

"Pandemi mengajarkan kita betapa pentingnya kolaborasi untuk menghadirkan solidaritas sosial nasional. Kini saatnya kita terus jaga kolaborasi untuk kepentingan fundamental bangsa yaitu bangkitnya ekonomi rakyat," ucap Jazuli.

Oleh karena itu Jazuli pun berpesan, alangkah lebih baik kita semua mengakhiri semua pikiran, sikap, dan tindakan yang kontraproduktif dengan semangat kebangkitan nasional.

"Hentikan sikap agresif, hoaks, ujaran kebencian, rasial, adu domba, buzzer yang memecah belah persatuan dan harmoni. Mari saling menguatkan, saling memotivasi, saling mendukung, bersinergi dan berkolaborasi diantara sesama anak bangsa," kata dia.

"Mari fokus bangkitkan ekonomi rakyat, bangkitkan martabat dan kedaulatan bangsa, bangkitkan kemandirian nasional sehingga bangsa kita makin kuat, maju, dan sejahtera," pungkas Jazuli.

Sementara itu, Ketua Majelis Syura PKS Dr Salim Segaf Aljufri memberikan pesan saat Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) hari ini, Jumat (20/5/2022) dengan mengajak seluruh elemen bangsa mengokohkan semangat solidaritas sosial nasional.

"Dua tahun lebih bangsa kita dan dunia dihantam pandemi Covid-19. Kondisi perekonomian nasional di awal pandemi juga sedang mengalami penurunan atau slow down. Sehingga dampaknya cukup dalam terhadap ekonomi rakyat. Alhamdulillah saat ini Covid-19 mereda dan masyarakat bisa kembali beraktivitas, meski tetap harus waspada," ungkap Salim melalui keterangan tertulis.

Dia mengatakan, dalam kondisi demikian, seluruh elemen bangsa bahu membahu, bekerjasama dan gotong royong untuk menghadirkan solusi bagi masyarakat yang terdampak pandemi di Harkitnas 2022 ini.

Menurut dia, ada modal sosial atau sosial capital yang begitu besar yang dimiliki bangsa Indonesia yaitu semangat solidaritas sosial.

"Luar biasa solidaritas sosial kita terhadap sesama anak bangsa terutama selama pandemi covid ini sehingga kita saksikan semua bergerak. Pemerintah bergerak, swasta bergerak, ormas dan masyarakat sipil bergerak, partai politik bergerak, relawan bergerak. Semua membantu meringankan beban masyarakat," ungkap Salim.

Menteri Sosial RI 2009-2014 ini menekankan agar semangat solodaritas sosial nasional itu jangan sampai kondor apalagi hilang. Terlebih lagi, kata dia, setelah pandemi mereda kita fokus untuk membangkitkan ekonomi rakyat yang terpuruk.

"Selain banyak pekerjaan rumah untuk memperkuat fundamental ekonomi nasional. Solidaritas sosial menjadi kunci dan solusi bangkit dari keterpurukan Covid-19," ucap Salim.

Oleh karena itu, menurut Salim, ada sejumlah syarat harus menjadi perhatian. Pertama, kata dia, pemerintah termasuk legislatif dan yudikatif harus menghadirkan kebijakan yang benar-benar pro rakyat, kebijakan yang menguatkan pemerataan, keadilan sosial, dan kohesi di tengah-tengah masyarakat, bangsa dan negara.

"Solidaritas sosial itu soal rasa kebersamaan dan keadilan. Maka, negara wajib menghadirkan rasa itu," ucap Salim.

Kedua, lanjut dia, seluruh elemen bangsa, baik di pemerintahan, partai politik, swasta, ormas hingga masyarakat sipil harus mengedepankan semangat kebangsaan di atas kepentingan golongannya.

"Yang ada dari sikap kebangsaan adalah semangat kerjasama, sinergi, dan kolaborasi atau yang akrab di telinga bangsa kita semangat gotong royong," papar Salim.

Ketiga, sambung dia, kita perlu terus menerus memupuk keteladanan di tengah masyarakat. Contohkan, lakukan, begitu seterusnya secara konsisten, dan tidak perlu banyak berdebat dan berpolemik.

"Dengan demikian semangat solidaritas benar-benar hidup dan menggerakkan lebih banyak orang untuk melakukan hal yang sama," terang dia.

"Harkitnas harus menjadi momentum bangsa Indonesia untuk terus menyalakan api semangat solidaritas sosial nasional hingga bangsa ini benar-benar merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur," pungkas Salim.

 

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya