Wakil Ketua MPR: KKB Papua Harus Segera Ditumpas

Oleh Liputan6.com pada 17 Mei 2022, 07:32 WIB
Diperbarui 17 Mei 2022, 07:33 WIB
Pasukan TNI diserang KKB saat patroli di Distrik Kenyam, Nuda, Papua
Perbesar
Pasukan TNI diserang KKB saat patroli di Distrik Kenyam, Nuda, Papua, Kamis (26/11/2020) (Dok Puspen TNI)

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Ketua MPR RI, Syarief Hasan, menyampaikan dukungannya terhadap langkah Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa untuk menumpas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua karena telah meresahkan dan menyebabkan jatuhnya korban jiwa.

"KKB Papua harus segera ditumpas secara tegas," kata Syarief Hasan seperti dilansir Antara.

Selama ini, kata dia, KKB Papua melakukan aksi kekerasan hingga pembunuhan terhadap masyarakat dan aparat. Oleh karena itu, kelompok itu harus segera ditumpas secara tegas sehingga tidak terus-menerus menimbulkan korban jiwa.

Sepanjang Januari hingga Maret 2022 KKB Papua telah melakukan tujuh kali tindakan teror dan menyebabkan 13 orang tewas serta lainnya luka-luka. Bahkan, Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda Papua) turut menjadi korban kekejaman kelompok tersebut.

Dalam perjalanannya, pemerintah telah berupaya meredam KKB Papua termasuk melakukan pendekatan komunikatif. Namun, langkah-langkah itu belum mampu meredam aksi-aksi teror yang dilakukan KKB.

"Bahkan, aksi brutalnya kepada rakyat sipil makin meningkat. Oleh karena itu, KKB Papua memang harus ditumpas secara tegas," tegas Syarief Hasan.


Saling Dukung

Ia mengatakan keterlibatan TNI akan membantu percepatan penumpasan KKB Papua. TNI dan Polri dinilai akan saling mendukung dalam menumpas KKB Papua.

"Kita berharap kekuatan-kekuatan tersebut dapat menghadirkan rasa aman di wilayah Papua," ujar Anggota Komisi I DPR RI tersebut.


Penumpasan

Menurut politikus Demokrat tersebut, penumpasan KKB Papua harus dilakukan seperti penumpasan kelompok kekerasan bersenjata di Poso yang dipimpin Ali Kalora.

Infografis Baku Tembak TNI Vs KKB Papua
Perbesar
Infografis Baku Tembak TNI Vs KKB Papua. (Liputan6.com/Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya