Puting Beliung Terjang Depok, Ratusan Rumah Warga Sawangan Baru Rusak

Oleh Dicky Agung Prihanto pada 16 Mei 2022, 13:35 WIB
Diperbarui 16 Mei 2022, 13:36 WIB
Rumah warga mengalami kerusakan parah di Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan, Kota Depok. (Liputan6.com/Dicky Agung Prihanto)
Perbesar
Rumah warga mengalami kerusakan parah di Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan, Kota Depok. (Liputan6.com/Dicky Agung Prihanto)

Liputan6.com, Jakarta Puting beliung yang terjadi pada Minggu 15 Mei 2022 di Kota Depok menyebabkan ratusan rumah warga Sawangan Baru rusak. 

Lurah Sawangan Baru, Rahwana, mengatakan wilayahnya mengalami dampak cukup parah akibat puting beliung. Selain menyebabkan pohon tumbang, ratusan rumah rusak.

"Data sementara terdapat 139 rumah mengalami kerusakan, namun kami masih melakukan pendataan kembali," kata Rahwana, Senin (16/5/2022).

Berdasarkan data sementara, lanjut dia, sebanyak 32 rumah di RW 5 rusak, RW 6 dan RW 9 sebanyak 6 rumah, du RW 7 di 21 rumah rusak, RW 8 ada 47 rumah, dan RW 10 sebanyak 27 rumah rusak. Selain itu, terdapat beberapa warga mengungsi karena rumahnya tidak dapat ditinggali kembali.

"Ada tujuh rumah dari 3 RW tidak bisa ditempati dan orangnya mengungsi," tutur Rahwana.

Dia menambahkan, kerusakan rumah warga akibat puting beliung itu telah dilaporkan kepada Pemerintah Kota Depok. Selain itu, untuk sementara, warga melakukan perbaikan dengan cara swadaya untuk rumah yang rusak ringan.

“Terkait bantuan dari Pemkot Depok belum bisa memastikan, tapi saya yakin akan ada bantuan dari Pemkot, baik melalui Baznas atau Dinsos, atau dinas lainnya,” pungkas Rahwana. 

Berdasarkan data sementara, kerusakan rumah warga terus bertambah di diwilayah Kecamatan Sawangan. Selain 139 rumah warga di Kelurahan Sawangan Baru, terdapat rumah warga lainnya di wilayah Bedahan dan Pasir Putih mengalami kerusakan. Tidak hanya itu, di wilayah Kelurahan Rangkepanjaya, Kecamatan Pancoran Mas, dilaporkan 17 rumah warga rusak. 

 


Kata Warga

Salah seorang warga RW 8 Sawangan Baru, Samsudin, mengatakan, pada saat kejadian sedang berada di luar rumah mengantarkan anak ke Pondok Pesantren. Saat kembali ke rumah, angin puting beliung merusak tempat tinggalnya sehingga tidak dapat ditempati.

“Pas pulang ke rumah, ternyata atap rumah saya rusak sehingga saya mengungsi ke rumah saudara,” ujar Samsudin kepada Liputan6.com, Senin (16/5/2022).

Dia menjelaskan, puting beliung merusak atap rumah hingga 70 persen. Selain itu, tiga ruangan terdiri dari ruangan kamar tidur, ruangan tengah, dan dapur mengalami kerusakan.

“Tiga ruangan kena runtuhan tembok dari rumah tetangga yang kena angin juga,” jelas Samsudin. 

Dia mengungkapkan, akibat puting beliung tempat tinggalnya perlu mendapatkan perbaikan. Sementara pihaknya melakukan pemindahan barang terlebih dahulu sebelum dilakukan perbaikan secara menyeluruh.

“Diperkirakan akibat puting beliung kerugian sekitar Rp 30 juta,” ungkap samsudin.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya