Singgah di Abu Dhabi, Jokowi Sampaikan Dukacita untuk Almarhum Presiden Sheikh Khalifa

Oleh Muhammad Radityo Priyasmoro pada 16 Mei 2022, 01:02 WIB
Diperbarui 16 Mei 2022, 01:07 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Iriana beserta rombongan singgah di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA) untuk menyampaikan duka cita atas wafatnya Yang Mulia Sheikh Khalifa bin Zayed Al Nahyan.
Perbesar
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Iriana beserta rombongan singgah di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA) untuk menyampaikan duka cita atas wafatnya Yang Mulia Sheikh Khalifa bin Zayed Al Nahyan. (Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Iriana beserta rombongan singgah di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA) saat bertolak dari Amerika Serikat ke Indonesia, demi menyampaikan duka cita atas wafatnya Yang Mulia Sheikh Khalifa bin Zayed Al Nahyan.

Sheikh Khalifa bin Zayed Al Nahyan meninggal dunia pada Jumat (13/5/2022). Diketahui, Sheikh Khalifa bin Zayed Al Nahya merupakan Presiden UEA yang wafat pada usia 73 tahun.

"Setelah menempuh penerbangan kurang lebih selama 14 jam dari Washington DC, Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana beserta rombongan tiba di Bandar Udara Internasional Abu Dhabi, UEA pada Minggu, 15 Mei 2022, sekitar pukul 15.50 waktu setempat," tulis siaran pers Kantor Sekretariat Presiden, seperti dikutip Minggu (15/5/2022) malam.

Kedatangan Jokowi disambut oleh Yang Mulia Mohamed bin Zayed, presiden pengganti Sheikh Khalifa bin Zayed Al Nahya. Jokowi kemudian menyampaikan rasa belasungkawanya. Jokowi mengatakan, Indonesia berduka atas berpulangnya Almarhum Sheikh Khalifa bin Zayed Al Nahya. Jokowi mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.

"Innalillahi wa innalillahi rajiun. Atas nama pemerintah, atas nama masyarakat Indonesia, saya menyampaikan ucapan duka cita yang mendalam atas wafatnya Yang Mulia Sheikh Khalifa dan semoga beliau diberikan tempat yang terbaik di sisi Allah SWT," ucap Jokowi usai Takziah.

Presiden Jokowi menilai, Sheikh Khalifa merupakan pemimpin besar, bukan hanya untuk PEA tetapi juga untuk kawasan dan dunia. Oleh sebab itu, berpulangnya almarhum sangat membuat kehilangan.

 


Kehilangan Pemimpin Besar

Presiden Joko Widodo (Jokowi)
Perbesar
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Dok Biro Pers Sekretariat Presiden RI)

"Beliau adalah pemimpin besar dan kita khususnya umat Islam sangat kehilangan atas wafatnya Sheikh Khalifa, beliau adalah pemimpin besar bukan hanya untuk Uni Emirat Arab tetapi juga untuk kawasan Timur Tengah, serta untuk dunia," ujar Sang Kepala Negara.

Usai takziah, Jokowi kemudian kembali menaiki pesawat dan melanjutkan penerbangannya menuju Tanah Air sekitar pukul 18.20 waktu setempat dan diperkirakan akan tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang pada Senin pagi, 16 Mei 2022.

Sebagai informasi, turut mendampingi Presiden saat bertakziah yaitu Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, dan Duta Besar RI untuk PEA Husin Bagis.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya