Cuaca Besok Senin 16 Mei 2022, Cerah Berawan di Langit Pagi Jabodetabek

Oleh Maria Flora pada 15 Mei 2022, 08:15 WIB
Diperbarui 15 Mei 2022, 08:16 WIB
Ilustrasi Cuaca Jakarta
Perbesar
Cuaca Jakarta Cerah Berawan (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca cerah berawan menyelimuti wilayah DKI Jakarta, Senin pagi, 16 Mei 2022. Langit cerah tersebut juga terjadi untuk daerah penyangga Ibu Kota, yaitu Depok, Bogor, Bekasi, dan Tangerang.

Cuaca cerah tersebut berlangsung hingga siang hari untuk sejumlah titik di Jakarta. Sedangkan untuk Jakarta Selatan dan timur diprediksi turun hujan intensitas ringan. 

Bahkan lewat peringatan dini cuaca, BMKG mengungkap potensi hujan angin dibarengi petir yang bakal terjadi.

"Waspada potensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang di Jaksel, dan Jaktim pada siang dan sore hari," jelas BMKG

Sedangkan potensi yang sama juga terjadi untuk sebagian daerah penyangga Jakarta. Hujan intensitas lebat diprediksi terjadi pada siang hingga malam hari.

"Waspada potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada siang hingga malam hari di Kab dan Kota Bogor, Kab dan Kota Sukabumi, Kab Cianjur, Kota Depok, Kab dan Kota Bekasi," kata BMKG.  

Berikut informasi prakiraan cuaca Jabodetabek selengkapnya yang dikutip Liputan6.com dari laman resmi BMKG www.bmkg.go.id: 

 Kota  Pagi   Siang  Malam 
 Jakarta Barat  Cerah Berawan  Cerah Berawan  Berawan Tebal
 Jakarta Pusat  Cerah Berawan  Cerah Berawan  Berawan Tebal
 Jakarta Selatan  Cerah Berawan  Hujan Ringan  Berawan
 Jakarta Timur  Cerah Berawan  Hujan Ringan  Berawan
 Jakarta Utara  Cerah Berawan  Cerah Berawan  Berawan Tebal
 Kepulauan Seribu  Cerah Berawan  Cerah Berawan  Berawan
Bekasi  Cerah Berawan  Hujan Sedang  Hujan Sedang
 Depok  Cerah Berawan  Hujan Sedang  Hujan Sedang
Bogor Cerah Berawan Hujan Sedang Hujan Ringan
Tangerang  Cerah Berawan  Hujan Ringan  Berawan

Kata BMKG soal Cuaca Terik di Indonesia

Ilustrasi gelombang panas
Perbesar
Ilustrasi gelombang panas (AFP)

Sementara itu, masyarakat di beberapa wilayah Indonesia merasakan panas terik akhir-akhir ini. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkap suhu maksimum selama periode 1-7 Mei 2022 berkisar antara 33 - 36.1 °C dengan suhu maksimum tertinggi hingga 36.1 °C terjadi di wilayah Tangerang-Banten dan Kalimarau-Kalimantan Utara.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto menyebut, kondisi suhu terik di wilayah Indonesia harus diwaspadai hingga pertengahan Mei.

"Kewaspadaan kondisi suhu panas terik pada siang hari masih harus diwaspadai hingga pertengahan Mei," kata Guswanto dalam keterangannya, Senin, 9 Mei 2022. 

Fenomena suhu udara terik yang terjadi pada siang hari, kata Guswanto, dipicu oleh beberapa hal. Pertama, posisi semu matahari saat ini sudah berada di wilayah utara ekuator yang mengindikasikan bahwa sebagian wilayah Indonesia akan mulai memasuki musim kemarau, di mana tingkat pertumbuhan awan dan fenomena hujannya akan sangat berkurang.

"Sehingga cuaca cerah pada pagi menjelang siang hari akan cukup mendominasi," kata dia.

Kedua, dominasi cuaca yang cerah dan tingkat perawanan yang rendah tersebut dapat mengoptimumkan penerimaan sinar matahari di permukaan Bumi, sehingga menyebabkan kondisi suhu yang dirasakan oleh masyarakat menjadi cukup terik pada siang hari.


Bukan Gelombang Panas

Ilustrasi gelombang panas di Irak. (AP)
Perbesar
Ilustrasi gelombang panas di Irak. (AP)

Ketiga, panas terik yang terjadi di wilayah Indonesia bukan fenomena Gelombang Panas.

“Menurut WMO (World Meteorological Organization), Gelombang Panas atau Heatwave merupakan fenomena kondisi udara panas yang berkepanjangan selama 5 hari atau lebih secara berturut-turut dimana suhu maksimum harian lebih tinggi dari suhu maksimum rata-rata hingga 5°C atau lebih,” kata dia.

Fenomena gelombang panas, lanjut Guswanto, biasanya terjadi di wilayah lintang menengah-tinggi seperti wilayah Eropa dan Amerika yang dipicu oleh kondisi dinamika atmosfer di lintang menengah.

“Sedangkan yang terjadi di wilayah Indonesia adalah fenomena kondisi suhu panas/terik dalam skala variabilitas harian,” imbuhnya.

Oleh karena itu BMKG menghimbau kepada masyarakat untuk menjaga kondisi stamina tubuh dan kecukupan cairan tubuh terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan pada siang hari.

"Juga kepada warga yang akan melaksanakan perjalanan mudik atau mudik balik supaya tidak terjadi dehidrasi, kelelahan dan dampak buruk lainnya," pungkasnya.

Infografis Cuaca Ekstrem, Jakarta Siaga Banjir Besar? (Liputan6.com/Abdillah)
Perbesar
Infografis Cuaca Ekstrem, Jakarta Siaga Banjir Besar? (Liputan6.com/Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya