Update Covid-19 Jumat 6 Mei 2022: Positif 6.047.986, Sembuh 5.885.099, Meninggal 156.357

Oleh Maria Flora pada 06 Mei 2022, 17:02 WIB
Diperbarui 06 Mei 2022, 17:02 WIB
Kerabat Pasien Corona Covid-19 Depok Dibawa ke RSPI Sulianti Saroso
Perbesar
Mobil ambulans Dinkes Kota Depok tiba di ruang isolasi Gedung Mawar RSPI Prof. Dr. Sulianti Saroso, Jakarta, Senin (2/3/2020). Mobil ambulans Dinkes Kota Depok yang diketahui membawa kerabat dari dua warga Depok yang positif Corona Covid-19 untuk diperiksa secara intensif. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Liputan6.com, Jakarta - Kasus positif Covid-19 di Tanah Air masih bertambah. Pada hari ini, Jumat (6/5/2022), mereka yang terkonfirmasi meningkat 245, orang sehingga kasus positif virus Corona terhitung sejak Maret 2020 menjadi 6.047.986 orang. 

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 juga melaporkan adanya peningkatan jumlah pasien sembuh dan terbebas dari Corona. Bertambah 329, sehingga angka kumulatif kasus sembuh di Indonesia menyentuh angka 5.885.099 jiwa. 

Satgas Covid-19 juga mengungkap masih ada kasus meninggal dunia akibat Covid-19 hingga saat ini. Bertambah 17, maka jumlah keseluruhan warga yang berpulang akibat terpapar Covid-19 mencapai 156.357 orang. 

Data update pasien Covid-19 ini tercatat sejak Kamis, 5 Mei 2022, pukul 12.00 WIB hingga hari ini, Jumat (6/5/2022) pada jam yang sama.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk menerapkan protokol kesehatan (prokes) di seluruh objek wisata saat menghadapi libur Lebaran tahun 2022.

Instruksi tersebut disampaikan Kapolri saat meninjau langsung kesiapan penerapan protokol kesehatan libur Lebaran di objek wisata Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park, Bali, Kamis, 5 Mei 2022. 

"Oleh karena itu, tentunya dalam kesempatan ini saya selalu mengingatkan, agar masyarakat tetap menjaga dan melaksanakan protokol kesehatan, utamanya memakai masker. Demikian juga seluruh lokasi-lokasi wisata yang menjadi kunjungan masyarakat," kata Sigit yang dilansir dari Antara.

Mantan Kabareskrim Polri ini menekankan, kepada seluruh pengelola tempat wisata untuk menyiapkan strategi serta aturan penerapan protokol kesehatan kepada wisatawan.

  

** #IngatPesanIbu 

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

#sudahdivaksintetap 3m #vaksinmelindungikitasemua


Prokes Bentuk Antisipasi Kendalikan Covid-19

Ilustrasi Virus Corona COVID-19. (Freepik)
Perbesar
Ilustrasi Virus Corona COVID-19. (Freepik)

Menurut Sigit, penerapan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin, merupakan bentuk antisipasi untuk tetap bisa melakukan pengendalian terhadap laju pertumbuhan Covid-19 setelah hari raya Idul Fitri 2022.

"Karena memang harus diantisipasi pasca Idul Fitri nanti, harapan kita laju Covid-19 bisa kita kendalikan. Oleh karena itu, kunjungan wisata tentunya akan terus berlangsung sampai dengan hari minggu, kurang lebih ini akan terus meningkat. Tadi disampaikan bahwa saat ini kunjungan di GWK juga sudah seperti saat situasi normal bahkan ada peningkatan," ucap Sigit.

"Tentunya ini juga, di wilayah-wilayah lain kita juga memperkirakan terjadi hal yang sama. Karena itu kami tidak bosan-bosan untuk mengingatkan terkait masalah prokes yang harus selalu kita jaga. Sehingga laju Covid-19, setelah ini tetap bisa kita kendalikan," tambah Sigit menegaskan.

Khusus di wilayah Bali, Sigit mendapatkan laporan bahwa sekitar 435.308 orang baik melalui transportasi udara maupun laut, telah memasuki Pulau Dewata ketika memasuki musim libur Lebaran 2022.

Hal tersebut, dikatakan Sigit, disatu sisi dapat mendorong pertumbuhan perekonomian dan pariwisata di Bali. Namun, hal tersebut juga harus dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat terhadap seluruh wisatawan lokal maupun mancanegara.

"Sehingga tentunya potensi ini disatu sisi, pasti meningkatkan perekonomian di wilayah Bali. Namun disisi lain, tentunya ada hal-hal yang harus kita jaga. Khususnya terkait masalah protokol kesehatan," tutur Sigit.


Puncak Arus Balik Lebaran, Kasus Covid-19 di Bekasi Melandai

FOTO: Kejar Target Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 6-11 Tahun
Perbesar
Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 6-11 Tahun. (Foto:Lipuitan6/Faizal Fanani)

Di sisi lain, kasus Covid-19 di Kota Bekasi, Jawa Barat, terus melandai dengan signifikan jelang puncak arus balik mudik Lebaran 2022. Per tanggal 4 Mei 2022, kasus aktif dilaporkan tersisa 59.

"Total kasus aktif 59 kasus dengan 2 kasus terkonfirmasi baru," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati, Kamis, 5 Mei 2022. 

Untuk total kasus kumulatif tercatat sebanyak 163.541 kasus), dengan angka kesembuhan mencapai 162.310 kasus, dan angka kematian 1.172 kasus.

"Terdata laporan kematian akibat Covid-19 periode 1 Januari-4 Mei 2022 sebanyak 34 jiwa," ujar Tanti.

Keterisian Bed Occupancy Rate (BOR) tempat tidur rumah sakit di Kota Bekasi ikut mengalami penurunan seiring melandainya kasus Covid-19. BOR ruang isolasi dilaporkan sebesar 0,61 persen, dan ruang ICU 0,84 persen.

Sementara capaian vaksinasi dosis pertama berdasarkan fasilitas kesehatan berjumlah 1.870.501 jiwa (92,78%), lansia 133.333 jiwa (85,39%) dan anak-anak 220.750 jiwa (93,02%).

Capaian dosis kedua sebesar 1.672.146 jiwa (82,94%), lansia 105.136 jiwa (67,33%), dan anak-anak 180.716 jiwa (76,15%). Sedangkan capaian dosis ketiga sebanyak 644.611 jiwa (31,97%), lansia 61.426 jiwa (39,98%), anak-anak.

Infografis 5 Cara Tidak Tertular Covid-19 dari Orang Tanpa Gejala
Perbesar
Infografis 5 Cara Tidak Tertular Covid-19 dari Orang Tanpa Gejala. (Foto: Liputan6/Triyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya