NasDem Jawa Barat Akan Sodorkan Nama Anies Baswedan Sebagai Capres 2024

Oleh Liputan6.com pada 04 Mei 2022, 13:00 WIB
Diperbarui 04 Mei 2022, 13:00 WIB
Anies Baswedan Bertemu Surya Paloh
Perbesar
Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dan Gubernur DKI Anies Baswedan memberikan keterangan kepada wartawan usai menggelar pertemuan di Kantor DPP Nasdem, Jakarta, Rabu (24/7/2019). Anies mengaku kehadirannya menghadap Surya Paloh terkait perkembangan Kota Jakarta. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta Partai NasDem berencana akan menyerahkan tiga nama sebagai calon presiden (Capres) yang akan diusung di Pemilu 2024 ke Ketua Umumnya Surya Paloh.

Adapun rencana penyerahan nama itu akan dilakukan pada saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) NasDem di Jakarta pada 15-17 Juni 2022 mendatang.

Meski demikian, DPW Partai NasDem Jawa Barat menyebut sudah memiliki nama yang akan diserahkan ke Surya Paloh. Adapun nama yang dimaksud adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang akan dimajukan sebagai Capres 2024.

"Iya (Anies). Dari sekian banyak DPD, itu kan mayoritas. Umumnya kan minta Pak Anies untuk dipertimbangkan untuk diusulkan dalam Rakernas ke ketua umum (Surya Paloh)," kata Ketua DPW Partai NasDem Jawa Barat Saan Mustopa dalam pesan singkat, Rabu (4/5/2022).

Dia meyakini, bahwa nama mantan Menteri Pendidikan di era Jokowi itu akan muncul karena mayoritas kader NasDem memilih nama Anies untuk bisa dimajukan dan bertarung di Pemilu 2024.

Namun, Saan menegaskan, meski nama Anies menjadi nama mayoritas yang dipilih kader NasDem, tetap keputusan berada di tangan Surya Paloh untuk menentukannya.

"Walaupun mereka semua juga mengatakan, siapa pun nanti yang diputuskan oleh ketum terkait capres tentu kita akan mematuhinya dan kita akan memperjuangkannya. Tapi sebagai usulan awal sebagian besar meminta mengusulkan Pak Anies," kata Saan.

 


Akan Gelar Rakernas

Sebelumnya, Partai nasDem akan menyerahkan tiga nama yang akan diusung menjadi calon presiden yang akan berlaga di Pemilu 2024 ke Ketua Umunnya Surya Paloh.

Adapun penyerahkan Capres 2024 itu akan diserahkan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) NasDem yang rencananya akan diadakan di Jakarta Convention Center, Jakarta, pada 15-17 Juni 2022.

"Rakernas nanti kita akan merekomendasikan tiga nama capres kepada Pak Surya," kata Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya dalam sambungan telepon, Selasa (3/5/2022).

Menurut dia, nanti Surya Paloh akan memilih salah satu nama untuk menjadi Capres yang akan diusung oleh NasDem untuk berlaga di Pemilu 2024.

Meski demikian, Willy masih enggan membeberkan siapa ketiga kandidat capres yang akan diberikan ke Surya Paloh tersebut.

Bahkan, lanjut dia, selain teknis soal pemilihan Capres 2024, Surya Paloh juga yang akan menentukan siapa yang diajak untuk berkoalisi dan bergabung untuk bisa berlaga di Pemilu 2024.

"Nanti akan diserahkan ke Pak Surya. Pak Surya yang menentukan siapa yang akan beliau pilih, dan teknis waktu nanti kita serahkan ke Pak Surya, karena sekaligus juga membangun koalisi pengusung," kata Willy.

 


Banyak Tokoh

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal NasDem Johnny G Plate mengatakan, partainya akan melihat tokoh yang sudah ramai dibicarakan di publik sebagai calon presiden.

Misalnya dari hasil lembaga survei, muncul nama-nama Ganjar Pranowo, Anies Baswedan dan Ridwan Kamil.

"Kita memperhatikan tidak saja apa yang ada di ruang publik, yang terkait proses elektoral, yang ada di ruang publik itu kan hasil dari lembaga-lembaga survei, itu pasti menjadi perhatian. Karena calon presiden yang ditampilkan harus memenuhi syarat-syarat elektoral," kata dia.

Selain masalah elektoral, NasDem juga mempertimbangkan tokoh yang bisa menjaga kelanjutan pembangunan oleh Presiden Joko Widodo ataua Jokowi. Ini juga menjadi syarat calon presiden yang akan diusung NasDem.

"Tetapi menurut saya itu tidak cukup, kalau dari Nasdem itu ada satu yang penting, yaitu calon presiden yang harus punya kemampuan, dia harus menjaga kontinuitas pembangunan yang saat ini sedang kita lakukan. Yang menurut NasDem pembangunan saat ini kebijakannya sudah ada di jalan yang benar, itu syaratnya," kata Johnny.

Dalam memilih calon presiden tersebut, NasDem akan menggaet para akademisi. NasDem ingin melakukan pendekatan berbasis sains untuk memilih calon presiden.

 


Tak Minat Koalisi dengan Partai yang Langsung Sodorkan Capres

Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali mengaku pihaknya tidak tertarik berkoalisi dengan partai yang langsung menyodorkan tokoh calon presiden sebagai syarat berkoalisi.

"Jadi kalau kemudian ada partai mau berkoalisi dengan NasDem tapi sudah mengajukan syarat, manusia atau orang rasanya kami tidak pernah tertarik dengan itu," ujar Ali kepada wartawan, Senin (18/4/2022).

Ali mengatakan, ketika Nasdem ingin membangun koalisi untuk menggelar konvensi mencari calon presiden, semua partai yang didekati langsung sodorkan nama sebagai syarat.

"Semua parpol yg kita dekati, kita ajak berkoalisi semua mengajukan syarat untuk jadi calon presiden. Kalau semua mau jadi capres untuk apa kita laksanakan konvensi, gitu kan?" ujar dia.

 

Reporter: Intan Umbari/Merdeka.com

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya