Survei Simulasi Capres-Cawapres: Prabowo-Ganjar Bisa Menang Satu Putaran

Oleh Fachrur Rozie pada 27 Apr 2022, 15:39 WIB
Diperbarui 27 Apr 2022, 15:49 WIB
Prabowo Subianto
Perbesar
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Indikator Publik Nasional (IPN) merilis hasil survei terbarunya terhadap elektabiltas calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres), di mana Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menjadi yang tertinggi.

Peneliti Senior IPN, Ike Sihotang, menyampaikan, berdasarkan hasil survei capres yang dilakukan, elektabilitas Prabowo Subianto menempati posisi tertinggi sebesar 26,9 persen. Kemudian disusul Gunernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo 16,8 persen dan Gubernur DKI Anies Baswedan 14,3 persen.

"Kecenderungan tiga besar ini telah terlihat dari deretan survei yang telah digelar sejak 2021 oleh banyak lembaga survei dimana posisi pertama masih ditempati Prabowo, bahkan semakin menguat dan menunjukkan tren akan tembus 30 persen," terang Ike melaporkan hasil survei secara daring, Rabu (27/4/2022).

Ike menjelaskan, bertahannya nama Prabowo di puncak elektabilitas survei capres, lantaran Ketua Umum Partai Gerindra berkali-kali tampil dalam kontestasi nasional dan merupakan pesaing terberat Joko Widodo dalam Pemilu 2014 dan 2019.

Menurut Ike, di samping dukungan parpol yang solid, Prabowo juga memiliki basis pemilih yang kuat. Bahkan, menurutnya, beberapa pemilih Jokowi dalam Pilpres sebelumnya mulai beralih dukungan ke Prabowo.

"Di samping itu, prestasi kinerja dan dukungannya yang kuat terhadap program-program pertahanan Jokowi berikut kepercayaan yang diraihnya dari Jokowi juga menjadi daya tarik pemilih Jokowi untuk menjatuhkan pilihan kepadanya," ujar Ike.

 

 


Simulasi Pasangan Capres-Cawapres

Foto Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo
Perbesar
ilustrasi Foto Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo

Ike menerangkan, jika Pilpres digelar hari ini, maka Prabowo besar kemungkinan akan menang. Bahkan Prabowo bisa memenanginya hanya dalam satu putaran Pilpres saja.

"Bila Pilpres dilaksanakan saat ini, bila Prabowo berhadapan dengan Ganjar, Anies, AHY, dan Puan maka elektabilitasnya berada diatas 50 persen bahkan tembus 60 persen saat berhadapan dengan Airlangga. Sementara capres lainnya hanya berada di bawah 50 persen saja," katanya.

Ketika para capres tersebut disandingkan, menurut Ike, maka pasangan Prabowo dan Ganjar menempati elektabilitas di atas 50 persen. Namun jika Prabowo dipasangkan dengan calon lainnya, maka elektabilitas akan di bawah 50 persen.

"Hasilnya menemukan bahwa pasangan Prabowo-Ganjar elektabilitasnya berada di atas 50 persen. Ganjar paling dapat mendongkrak elektabilitas bagi Prabowo dibanding pasangan cawapres yang lain dan kemungkinan Pilpres akan berjalan satu putaran saja," ujarnya.

"Pasangan Prabowo-Puan dan Prabowo-Anies meskipun menang tetapi hanya dapat memeroleh angka elektabilitas di bawah 50 persen," tutur Ike.

Survei Indikator Publik Nasional kali ini dilakukan pada periode 17 Maret hingga 27 Maret 2022, dengan 1.200 responden yang tersebar di 34 Provinsi di Indonesia.


Infografis Capres

Infografis Mengintip Survei Bursa Capres 2024
Perbesar
Infografis Mengintip Survei Bursa Capres 2024
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya