KAI Sebut Ada Peningkatan Pemudik di Stasiun Gambir dan Pasar Senen pada 27 April 2022

Oleh Putu Merta Surya Putra pada 24 Apr 2022, 01:04 WIB
Diperbarui 24 Apr 2022, 01:45 WIB
Suasana Stasiun Gambir Jelang Mudik Lebaran
Perbesar
Calon penumpang menunggu kereta api di Stasiun Gambir, Jakarta, Jumat (22/4/2022). Stasiun Gambir per Jumat (22/4/2022) terdapat 33 KA beroperasi, dari jumlah tersebut 7 diantaranya merupakan KA tambahan. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta Kepala Humas DAOP 1 PT Kereta Api Indonesia (KAI), Eva Chairunisa mengatakan, akan ada peningkatan pemudik di Stasiun Gambir dan Pasar Senen pada 27 April 2022 sampai dengan 1 Mei 2022.

"Peningkatan baru terlihat cukup tinggi pada tanggal 27 April sampai dengan 1 Mei," kata dia kepada Liputan6.com, Sabtu (23/4/2022).

Berdasarkan data yang dimilikinya pada Sabtu 23 Mei 2022, Sampai dengan 23 April, keberangkatan dari area Daop 1 Jakarta seperti Stasiun Gambir, Pasar Senen, Bekasi, Cikarang, Karawang dan Cikampek sebanyak 280.100 tiket KA Jarak Jauh telah terjual untuk keberangkatan para Lebaran periode 22 April sampai dengan 1 Mei.

"Dengan keterisian tempat duduk 78 persen dari total tiket yang disediakan yakni 357.600 pada periode tersebut, 160.300 Stasiun Gambir dan 197.200 Pasarsenen," jelas Eva.

Menurut dia, memang tanggal keberangkatan 27 April-1 Mei 2022 yang paling banyak dipilih masyarakat untuk melakukan mudik Lebaran.

"Tanggal keberangkatan yang paling banyak dipilih masyarakat yaitu 27, 28, 29, 30 April dan 1 Mei dengan relasi mayoritas tujuan Yogyakarta, Solo Kutoarjo, Purwokerto, Kebumen, Semarang, Surabaya, Malang, Cirebon dan Bandung," kata Eva.

Dia juga menjelaskan, PT KAI sejak periode 22 April 2022 sampai 13 Mei 2022, dari area Daop 1 Jakarta perjalanan KA Jarak Jauh diprogramkan akan terdapat sekitar 60 perjalanan KA per hari.

"Dengan kapasitas tempat duduk yang disediakan rata-rata 35.500 per hari, 15.700 Stasiun Gambir dan 19.700 Pasar Senen. Sesuai aturan dari pemerintah, kapasitas yang ditetapkan untuk KA Jarak Jauh yaitu 100%," kata Eva.

 


H-9 Lebaran Belum Ada Peningkatan Signifikan

Sebelumnya, Eva mengatakan, jumlah pemudik pada H-9 Lebaran atau Sabtu (23/4/2022) tidak ada kenaikan signifian di stasiun Gambir dan Pasar Senen, Jakarta.

"Secara keseluruhan peningkatan belum signifikan," kata dia kepada Liputan6.com, Sabtu (23/4/2022).

Berdasarkan data pada Sabtu, dia menuturkan, di Stasiun Gambir terdapat 33 KA beroperasi, dari jumlah tersebut, tujuh diantaranya merupakan KA tambahan.

"Adapun volume penumpang berangkat sebanyak 6.000 atau 39 persen dari total tempat duduk yang tersedia sebanyak 15.500," jelas Eva.

Sementara untuk Stasiun Pasar Senen terdapat 26 KA yang beroperasi dengan volume penumpang berangkat sebanyak 11.500.

"Atau 60 persen dari total tempat fuduk yang tersedia sebanyak 19.100," jelas Eva.

 


Minta Diantisipasi

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, sudah ada mobilitas masyarakat untuk melakukan aktivitas mudik pada Sabtu (23/4/2022) atau H-9 Lebaran.

Menurut dia, berdasarkan data tahun 2019 telah ada kenaikan sekitar 5-10 persen.

"Hari ini alhamdulillah sudah naik, dibandingkan 2019, itu naik sekitar 5-10 persen, jadi mudah-mudahan ini berita baik juga," kata Budi di Kantor Jasa Marga Pasteur, Kota Bandung, Jawa Barat.

Seperti dilansir dari Antara, dia menyebut bertanda baik artinya masyarakat mengikuti saran pemerintah untuk mudik lebih awal guna mencegah adanya kemacetan.

Menurut Budi, berdasarkan prediksi mudik Lebaran 2022 ini akan meningkat 40 persen dari tahun 2019. Padahal di tahun 2019, jelas mengalami beban arus mudik yang cukup berat.

Karena itu, dia berharap semua pihak untuk melakukan antisipasi guna mencegah hal yang tak diinginkan.

"Saya minta untuk melakukan antisipasi, memetakan kemungkinan yang terjadi, sehingga kalaupun terjadi suatu lonjakan yang cukup tinggi, kita tetap dalam kontrol," kata Budi.

 


Perilaku Pemudik Perlu Ditertibkan

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy berharap pemudik menaati peraturan yang sudah ditentukan di musim mudik Lebaran Idul Fitri 2022. Dia meminta agar perilaku pemudik bisa ditertibkan.

"Perilaku pemudik kita harus ditertibakan, ini perlu diedukasi, kecelakaan lalu lintas terutama disebabkan perilaku pemudik yang tidak disiplin, sembrono, ugal-ugalan di perjalanan, tidak mengelola faktor kelelahan dengan baik, ini menjadi pemicu terjadinya kecelakaan," ujar Muhadjir Effendy dalam Rapat Koordinasi Kesiapan Daerah dalam Penyelenggaraan Angkutan Lebaran, Sabtu (23/4/2022).

Menurut Muhadjir, para pemudik harus bisa mengelola fisiknya sendiri. Dia meminta pemudik tidak memaksakan diri demi sampai lebih awal ke tempat tujuan.

Pasalnya, pemerintah dibantu aparat gabungan telah menyiapkan lokasi-lokasi yang bisa dijadikan tempat istirahat selama perjalanan mudik Lebaran 2022.

"Disiapkan pusat-pusat peristirahatan untuk mereka belanja atau kuliner," kata dia.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya