Janji PKS Terus Berjuang Bantu Nelayan Indonesia

Oleh Liputan6.com pada 14 Jun 2022, 23:35 WIB
Diperbarui 15 Jun 2022, 21:11 WIB
Ketua Majelis Syura PKS Salim Segaf Al Jufri menyapa para tokoh nelayan Lampung di Desa Sidodadi, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, Selasa (14/6/2022).
Perbesar
Ketua Majelis Syura PKS Salim Segaf Aljufri menyapa para tokoh nelayan Lampung di Desa Sidodadi, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, Selasa (14/6/2022). (Liputan6.com/Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Majelis Syura PKS Salim Segaf Al Jufri menyapa para tokoh nelayan Lampung di Desa Sidodadi, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, Selasa (14/6/2022).

Hadir mendampingi Salim yaitu Bupati Pesawaran Dendi Romadhona, Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini, Anggota DPR PKS Dapil Lampung Almuzamil Yusuf dan Junaidi Auly, Anggota DPD RI Abdul Hakim, beserta jajaran PKS Lampung. 

Dalam kesempatan tersebut, Salim menyempatkan diri berdialog dengan para nelayan. Dalam dialog yang digelar, Kepala Desa Sidodadi menjelaskan potensi nelayan dan pariwisata bahari yang luar biasa seperti ikan, garam, rumput laut hingga budidaya dan pariwisata mangrove. Sementara kebutuhannya adalah soal sarana prasarana dan dukungan pemerintah.

PKS secara khusus juga memberikan bantuan kepada para nelayan, antara lain berupa jaring tangkap, bahan membuat bubu, bantuan modal hingga bingkisan untuk nelayan.

Salim kemudian lantas menegaskan komitmen PKS untuk menyejahterakan para nelayan yang ada di Indonesia.

"Indonesia ini negara maritim sehingga wajar potensi bahari luar biasa apalagi di Lampung. Bahari selain memproduksi hasil laut juga memiliki potensi pariwisata yang dahsyat jika dapat dikelola dengan baik," ungkap Salim melalui keterangan tertulis yang diterima, Selasa (14/6/2022).

"Tetapi kita miris kesejahteraan nelayan masih jauh dari harapan. Oleh karena itu, PKS akan terus memperjuangkan keberpihakan negara kepada para nelayan. Bukan hanya retorika tapi melalui regulasi dan undang-undang," sambung dia.

 


PKS Aktif Bantu Nelayan

Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dr Salim Segaf Al-Jufri bersama Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini.
Perbesar
Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dr Salim Segaf Al-Jufri bersama Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini. (Liputan6.com/Istimewa)

Menurut Menteri Sosial 2009-2014 ini, untuk mewujudkan kesejahteraan nelayan di negeri ini dibutuhkan pemimpin yang punya visi yang kuat, punya gagasan dan terobosan untuk mewujudkan visi tersebut, serta memiliki kemampuan membangun kolaborasi dengan berbagai pihak.

"PKS terus mendorong para pemimpin baik di tingkat nasional maupun daerah untuk terus melakukan terobosan kebijakan yang pro petani dan nelayan. Lampung khususnya Kabupaten Pesawaran di bawah Pak Dendi Romadhona alhamdulillah termasuk yang punya semangat untuk kesejahteran nelayan," kata Salim.

PKS, lanjut Salim, juga aktif membangun kolaborasi dalam mewujudkan kesejahteraan petani dan nelayan. Ini sangat mendesak karena petani nelayan adalah kelompok yang selama ini menjadi tulang punggung negara, yang seharusnya menikmati kesejahteraan.

"Namun realitasnya petani dan nelayan masih marginal dari kebijakan negara yang berkeadilan. Dibutuhkan kolaborasi dan komitmen bersama untuk sejahterakan mereka," pungkas Salim.

 


Ketua Majelis Syura PKS Salim Segaf Al Jufri Dapat Gelar Adat

Ketua Majelis Syura PKS Salim Segaf Al Jufri berkunjung ke Provinsi Lampung dan mendapat gelar adat.
Perbesar
Ketua Majelis Syura PKS Salim Segaf Al Jufri berkunjung ke Provinsi Lampung dan mendapat gelar adat. (Liputan6.com/Istimewa)

Sebelumnya, Ketua Majelis Syura PKS Salim Segaf Al Jufri berkunjung ke Provinsi Lampung dalam rangkaian kegiatan 'Dr. Salim menyapa Indonesia' mulai hari ini, Selasa (14/6/2022) sampai Kamis 16 Juni 2022.

Tiba di Bandara Raden Intan, Salim Segaf Al Jufri disambut dengan prosesi adat penyambutan secara singkat dan khidmat, kemudian rombongan langsung menuju Rumah Adat Kedatuan Keagungan Lampung di Jalan Suttan Haji, Sepang Jaya Labuhan Ratu.

Setibanya di lokasi, Salim disambut tokoh adat Kedatun Keagungan Lampung Mawardi Harirama Gelar Suttan Seghayo Dipuncak Nur dengan upacara penyambutan di depan pintu masuk.

Dalam sambutannya, Mawardi Harirama mengatakan, sosok Salim sudah tidak asing bagi masyarakat Indonesia. Salim pernah menjadi Menteri Sosial dan Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi di masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Hadirnya Dr Salim ke Lampung, bersilaturahmi dengan kami di Kedatuan Keagungan Lampung tentunya menjadi kehormatan bagi kami. Untuk makin menguatkan tali silaturahmi dan persaudaraan, maka saya melakukan muaghiy kepada Dr. Salim untuk menjadi bagian dari keluarga kami. Pemberian gelar adat sebagai bentuk penghormatan dan bentuk pengikat tali persaudaraan antara Salim Segaf Al Jufri dengan masyarakat adat Lampung," ujar Mawardi melalui keterangan tertulis, Selasa (14/6/2022).

 


Gelar yang Diberikan

pks
Perbesar
Ketua Majelis Syura PKS Habib Salim Segaf Al Jufri. (Ist)

Mawardi melanjutkan, Kedatuan Keagungan Lampung merupakan salah satu warisan budaya Lampung dan tetap dilestarikan sampai saat ini.

Menurut dia, nilai-nilai yang terkandung dalam budaya Lampung sangat dalam. Kemudian, lanjut Mawardi, nilai-nilai budaya lampung juga seiring jalan dengan nilai-nilai pancasila.

Saat diminta memberi sambutan, Salim mengatakan bahwa menjadi kebanggaan tersendiri karena telah dianggap menjadi bagian dari masyarakat Lampung

"Suatu kebanggaan karena kami dianggap menjadi bagian dari masyarakat lampung. Saya merasa berada di rumah sendiri. Lampung ini luar biasa, dari segi budaya dan bangunannya penuh filosofi begitu juga dari tokoh adatnya. Muatan religius dalam budayanya luar biasa sekali. Ini patut dijaga dan dilestarikan," ucap Salim.

 


Bangga Indonesia Punya Budaya Beragam

Ketua Majelis Syura DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Salim Segaf Al-Jufr
Perbesar
Ketua Majelis Syura DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Salim Segaf Al-Jufri membagikan sejumlah bantuan alat pertanian, peternakan dan perikanan kepada sejumlah petani, peternak dan nelayan di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Lalu Salim juga sangat bersyukur atas kekayaan budaya yang dimiliki Indonesia. Ia pun menginstruksikan kepada Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini untuk mejaga dan melestarikan budaya yang ada di Indonesia untuk dijaga dan dilestarikan.

"Bersyukur pada Allah negeri kita memililiki adat budaya yang beragam. Saya menginstruksikan ketua fraksi untuk mempertahakannya, bukan hanya retorika, tapi dari sisi peraturan dan undang-undang juga," kata Salim.

Menilik gelar yang diberikan kepada Salim Yang Mulia Datuan Satria Negara, maknanya disampaikan oleh Suttan Seghayo Dipuncak Nur Mawardi Harirama sebagai mandat untuk menjaga NKRI dengan dasar negaranya Pancasila dan UUD 1945 sebagai konstitusi.

Menurut Mawardi Harirama Pancasila digali dari budaya bangsa, salah satunya dari budaya Lampung.

Masyarakat Lampung memiliki 5 filosofi yang maknanya identik dengan pengamalan sila-sila Pancasila mulai dari kebersihan hati, memuliakan tamu, ikut berjuang dalam menegakkan kebenaran, tolong menolong dalam persatuan, dan pemberian gelar gelar bagi orang yang berprestasi.

Salim menyambut mandat tersebut sebagai sebagai amanah yang harus ditunaikan dengan sebaik-baiknya untuk mewujudkan Indonesia yang bermartabat, maju, adil dan sejahtera, baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya