Gempa Hari Ini Minggu 3 April 2022, Tiga Kali Getarkan Indonesia

Oleh Devira Prastiwi pada 03 Apr 2022, 20:00 WIB
Diperbarui 03 Apr 2022, 20:03 WIB
Gempa 7,9 SR di Papua Nugini, Indonesia Aman
Perbesar
Gempa berkekuatan 7,9 Skala Richter (SR) mengguncang lepas pantai timur Papua Nugini pada Sabtu (17/12/2016). (Ilustrasi/cdn.abclocal.go.com)

Liputan6.com, Jakarta - Gempa hari ini, Minggu (3/4/2022) kembali menggetarkan Indonesia. Pada data hingga pukul 19.45 WIB, ada tiga kali terjadi lindu di Bumi Pertiwi.

Seluruh gempa ini dilaporkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui laman resminya www.bmkg.go.id.

Yang pertama kali ini terjadi gempa pada pukul 07:52:48 WIB di wilayah Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Kemudian menyusul pukul 08:01:42 WIB, lindu mendatangi wilayah Kota Jayapura, Provinsi Papua.

"Pusat gempa berada di laut 89 kilometer timur laut Kabupaten Jayapura," tulis BMKG.

Berikut informasi gempa hari ini selengkapnya yang dihimpun Liputan6.com dari laman resmi BMKG:

 


1. Melonguane

Gempa Indonesia
Perbesar
Ilustrasi gempa. (Liputan6.com)

Gempa pertama kali pada hari ini terjadi pukul 07:52:48 WIB di wilayah Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Lindu ini memiliki kekuatan magnitudo 5,2 dengan kedalaman 10 kilometer.

Episenter gempa berada pada garis Lintang 5.39 dan Bujur 126.93. Pusat berada 157 kilometer timur laut Melonguane, Sulut.

 


2. Kota Jayapura

20151111-Ilustrasi Gempa Bumi
Perbesar
Ilustrasi Gempa Bumi (iStockphoto)

Kemudian pada pukul 08:01:42 WIB, lindu menggetarkan wilayah Kota Jayapura, Provinsi Papua.

Episenter gempa berada pada koordinat 2.38 Lintang Selatan (LS) - 140.38 Bujur Timur (BT). BMKG menyatakan, lindu dirasakan MMI (Modified Mercalli Intensity) III di Kota Jayapura.

Pusat gempa berada di laut 89 kilometer timur laut Kabupaten Jayapura. Lindu ini bermagnitudo 4,4 dengan kedalaman 10 kilometer.

 


3. Kendari

Ilustrasi gempa bumi
Perbesar
Ilustrasi gempa bumi (Photo: AFP/Frederick Florin)

Tak lama pada pukul 08:10:04 WIB, gempa mendatangi wilayah Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara.

BMKG menyatakan, lindu dirasakan MMI (Modified Mercalli Intensity) II-III di Kendari. Pusat gempa berada di laut 5 kilometer timur laut Soropia, Kabupaten Konawe.

Lindu ini berkekuatan magnitudo 3,5 dengan kedalaman 10 kilometer.

Episenter gempa berada pada koordinat 3.88 Lintang Selatan (LS) - 122.69 Bujur Timur (BT).


Antisipasi Gempa Bumi

Ini yang harus dilakukan sebelum, sesaat, dan sesudah gempa bumi.

Sebelum Terjadi Gempa:

- Pastikan bahwa struktur dan letak rumah Anda dapat terhindar dari bahaya yang disebabkan oleh gempa, seperti longsor atau likuefaksi. Evaluasi dan renovasi ulang struktur bangunan Anda agar terhindar dari bahaya gempa bumi.

- Kenali lingkungan tempat Anda bekerja: perhatikan letak pintu, lift, serta tangga darurat. Ketahui juga di mana tempat paling aman untuk berlindung.

- Belajar melakukan P3K dan alat pemadam kebakaran.

- Catat nomor telepon penting yang dapat dihubungi pada saat terjadi gempabumi.

- Atur perabotan agar menempel kuat pada dinding untuk menghindari jatuh, roboh, bergeser pada saat terjadi gempabumi.

- Atur benda yang berat sedapat mungkin berada pada bagian bawah. Cek kestabilan benda yang tergantung yang dapat jatuh pada saat gempabumi terjadi

- Simpan bahan yang mudah terbakar pada tempat yang tidak mudah pecah agar terhindar dari kebakaran.

- Selalu mematikan air, gas dan listrik apabila tidak sedang digunakan.

- Siapkan alat yang harus ada di setiap tempat: Kotak P3K, senter/lampu baterai, radio, makanan suplemen dan air.

Saat Terjadi Gempa:

- Jika Anda berada dalam bangunan: lindungi badan dan kepala Anda dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja, cari tempat yang paling aman dari reruntuhan dan guncangan, lari ke luar apabila masih dapat dilakukan.

- Jika berada di luar bangunan atau area terbuka: Menghindar dari bangunan yang ada di sekitar Anda seperti gedung, tiang listrik, pohon. Perhatikan tempat Anda berpijak, hindari apabila terjadi rekahan tanah.

- Jika Anda sedang mengendarai mobil: keluar, turun dan menjauh dari mobil hindari jika terjadi pergeseran atau kebakaran.

- Jika Anda tinggal atau berada di pantai: jauhi pantai untuk menghindari bahaya tsunami.

- Jika Anda tinggal di daerah pegunungan: apabila terjadi gempabumi hindari daerah yang mungkin terjadi longsoran.

Setelah Terjadi Gempa:

- Jika Anda berada di dalam bangunan, keluar dari bangunan tersebut dengan tertib. Jangan menggunakan tangga berjalan atau lift, gunakan tangga biasa. Periksa apa ada yang terluka, lakukan P3K, telepon atau mintalah pertolongan apabila terjadi luka parah pada Anda atau sekitar Anda.

- Periksa lingkungan sekitar Anda. Apabila terjadi kebakaran, apabila terjadi kebocoran gas, apabila terjadi hubungan arus pendek listrik. Periksa aliran dan pipa air, periksa apabila ada hal-hal yang membahayakan.

- Jangan memasuki bangunan yang sudah terkena gempa karena kemungkinan masih terdapat reruntuhan.

- Jangan berjalan di daerah sekitar gempa, kemungkinan terjadi bahaya susulan masih ada.

- Dengarkan informasi mengenai gempa bumi dari radio (apabila terjadi gempa susulan). Jangan mudah terpancing oleh isu atau berita yang tidak jelas sumbernya.

- Mengisi angket yang diberikan oleh instansi terkait untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi.

- Jangan panik dan jangan lupa selalu berdoa kepada Tuhan demi keamanan dan keselamatan kita semuanya. 


Deretan Gempa Terbesar di Indonesia dalam 5 Tahun Terakhir

INFOGRAFIS: Deretan Gempa Terbesar di Indonesia dalam 5 Tahun Terakhir (Liputan6.com / Abdillah)
Perbesar
INFOGRAFIS: Deretan Gempa Terbesar di Indonesia dalam 5 Tahun Terakhir (Liputan6.com / Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya