Top 3 News: Makna Pernyataan Megawati soal Apakah Ibu-Ibu Hanya Bisa Menggoreng Saat Memasak

Oleh Maria FloraAndry HaryantoMuhammad Radityo Priyasmoro pada 21 Mar 2022, 09:38 WIB
Diperbarui 21 Mar 2022, 10:13 WIB
Pesan Jokowi Saat Peringati KAA di Istana Negara-Jakarta- Angga Yuniar-20170418
Perbesar
Presiden Ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri memberikan pidato saat Peringatan KAA 2017 di Istana Negara, Jakarta, Selasa (18/4). Menurut Megawati, awal berdirinya KAA bukan dimaksudkan untuk menentang blok lain (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Pernyataan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri yang mengaku heran para ibu seakan hanya bisa menggoreng saat memasak di tengah kelangkaan minyak goreng dinilai mampu menaklukkan mafia minyak goreng, menjadi berita terpopuler di top 3 News.

Megawati mengatakan, banyak cara memasak selain dengan menggoreng, seperti merebus, mengukus, dan membakar.

Pernyataan Megawati tersebut, dinilai Pengamat Sosial dan Ekonomi Anwar Abbas, malah bisa jadi sebuah senjata ampuh untuk memberantas para mafia minyak goreng. Salah satunya bisa membuat mereka bangkrut pada saat masyarakat mulai beralih mengolah makanan dengan cara selain digoreng. 

Sementara itu, perhelatan MotoGP Mandalika 2022 di Lombok, Nusa Tenggara Barat, menjadi berita terpopuler kedua di top 3 news, Minggu, 20 Maret 2022.

Tak cuma para pembalap MotoGP yang jadi sorotan, di tengah hujan deras aksi seorang wanita tanpa alas kaki yang bersila di sudut lokasi sirkuit Mandalika juga mengundang perhatian penonton.

Dia adalah Rara Isti Wulandari, seorang yang didapuk menjadi pawang hujan untuk menghentikan hujan di Mandalika. Di hadapannya tersedia mangkuk logam dan pemukulnya yang digunakan dalam ritual.

Meski keheranan, apa yang dilakukan Rara dinilai berhasil membuat hujan berhenti. Hal ini diungkap Twitter resmi MotoGP yang dikutip Minggu.

Masih dari MotoGP Indonesia. Usai ajang balap motor berskala internasional selesai digelar, tak sedikit penonton MotoGP yang dilaporkan telantar, terutama mereka yang ada di Parkir Timur dan Barat.

Minimnya transportasi, membuat Polda NTB turun tangan dengan menurunkan 25 bus dan truk milik kepolisian.

Berikut deretan berita terpopuler di kanal News Liputan6.com sepanjang Minggu, 20 Maret 2022: 


1. Pernyataan Megawati soal Ibu-Ibu Hanya Menggoreng Dinilai Bisa Taklukkan Mafia Minyak Goreng

Megawati Sukarnoputri
Perbesar
Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Sukarnoputri (Liputan6.com/Helmi Fitriansyah)

Pernyataan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, yang mempertanyakan apakah ibu-ibu di Indonesia hanya mengetahui cara memasak dengan menggoreng, menjadi viral. Namun, pernyataan itu bisa dimaknai berbeda oleh Pengamat Sosial dan Ekonomi Anwar Abbas.

Kala itu, Megawati heran menyaksikan ibu-ibu yang berebut saat mengantre membeli minyak goreng di tengah kelangkaan. Megawati berpandangan, ada banyak cara memasak selain menggoreng.

"Saya tuh sampai ngelus dada, bukan urusan masalah enggak ada atau mahalnya minyak goreng. Saya itu sampai mikir, jadi tiap hari ibu-ibu itu apakah hanya menggoreng? Sampai begitu rebutannya?" ujar Megawati dalam webinar "Mencegah Stunting untuk Generasi Emas", Kamis (17/3).

Sebelumnya, Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi, meminta maaf karena kuatnya permainan mafia minyak goreng yang tidak mampu dia kendalikan. Pengamat Sosial dan Ekonomi Anwar Abbas menilai, keheranan Megawati bisa menjadi senjata menaklukkan apa yang tidak bisa dilawan Mendag Lutfi.

"Saya rasa apa yang disampaikan Ibu Megawati tersebut kalau kita tangkap dengan hati yang jernih malah bisa menjadi sebuah senjata yang sangat ampuh," kata Anwar dalam keterangan pers diterima, Minggu (20/3/2022).

 

Selengkapnya...


2. Aksi Pawang Hujan di Lokasi MotoGP: Tak Beralas Kaki dan Pakai Helm Proyek

Foto: Cuma ada di Indonesia, Ini Dia Aksi Pawang Hujan saat MotoGP Mandalika 2022
Perbesar
Seorang pawang hujan melakukan ritual saat sesi latihan bebas MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika, Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Jumat (18/3/2022). (AFP/Bay Ismoyo)

Hujan deras mengguyur Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) sesaat sebelum balapan MotoGP 2022, Minggu (20/3/2022). Para pembalap pun akhirnya kembali ke garasinya masing-masing menunggu hujan mereda.

Di tengah hujan deras, terlihat sosok yang malah keluar dan berjalan kaki. Dia adalah Rara Isti Wulandari, seorang yang didapuk menjadi pawang hujan untuk menghentikan hujan di Mandalika.  

Rara yang mengenakan helm proyek tampak tidak menggunakan alas kaki saat melakukan ritual pengusiran hujan di Sirkuit Mandalika.

Rara tampak memegang dupa dan sempat berjalan di sekitar sirkuit. Tampak penonton asing yang melihat dari siaran daring MotoGP keheranan serta bertanya-tanya apa yang dilakukannya.

Akun resmi MotoGP juga mengunggah video Rara yang berusaha melakukan ritual penolak hujan dengan alat seperti mangkuk logam dan pemukulnya atau dikenal juga dengan singing bowl.

 

Selengkapnya...


3. Polisi Turun Tangan Jemput Penonton MotoGP Mandalika yang Terlantar

Truk dan bus polisi angkut penonton MotoGP
Perbesar
Truk dan bus milik Polda NTB diterjunkan bantu angkut penonton MotoGP Mandalika yang terlantar usai menyaksikan perhelatan internasional. (dok. Polda NTB).

Polda NTB turun tangan mengantar ribuan penonton MotoGP yang terlunta-lunta usai perhelatan bergengsi internasional tersebut. Sebanyak 25 bus dan truk milik kepolisian dioperasikan mengangkut para penonton.

Minimnya angkutan yang disediakan Pemerintah Provinsi dan daerah membuat ribuan penonton MotoGP yang ada di Parkir Timur dan Barat terlunta-lunta.

"Polda NTB memberikan pelayanan pengangkutan bagi penonton yang tidak atau belum mendapatkan pelayanan bus antar jemput," ujar Kapolda NTB Irjen Djoko Poerwanto kepada Liputan6.com, Minggu (20/3/2022).

Sementara itu, tidak sedikit penonton yang memilih berjalan kaki bersama penonton lainnya. Meski demikian, polisi juga melakukan pengamanan di lokasi penonton yang telantar.

"Petugas kepolisian masih berjaga dan berdiri di sepanjang jalan mengawal para penonton agar aman sampai tujuan," kata Djoko.

 

Selengkapnya...

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya