Polisi Ungkap Pemicu Bentrokan Dua Kelompok di Sorong yang Tewaskan 18 Orang

Oleh Liputan6.com pada 25 Jan 2022, 22:32 WIB
Diperbarui 25 Jan 2022, 22:32 WIB
Garis Polisi Ilustrasi
Perbesar
(Liputan6.com/ilustrasi)

Liputan6.com, Jakarta Bentrokan warga pecah pada Senin, 24 Januari 2022 di Sorong, Papua. Dua kelompok yang terlibat pun membakar tempat Karaoke Doubel O.

Akibatnya, belasan orang meninggal dunia karena terjebak di dalam tempat Karaoke Doubel O yang dibakar massa. 

Dalam kejadian itu, sebanyak 18 orang meninggal dunia, 17 diantaranya merupakan pekerja ditempat karoke yang terbakar.

Kabid Humas Polda Papau Barat Kombes Adam Erwinidi mengatakan, penyabab terjadinya bentrokan dua kelompok itu bermula dari dua orang yang saling berselisih saat berada di tempat karoke tersebut.

"Kalau yang awal malam ini malah gara-gara mabuk, senggol gelas pecah dan ternyata nyambung lagi itu. Mabok juga, tapi ini kan masih info awal. Sehingga terjadi salah paham lagi di diskotik, berbuntut itu tadi," kata Adam saat dihubungi merdeka.com, Selasa (25/1/2022).

Dalam bentrokan itu, menyebabkan satu orang dari salah satu kelompok meninggal dunia berinisial inisial KR yang masih berstatus sebagai mahasiswa.

"Dari itu menyebabkan meningganya KR, terus lanjut ditanya ke keluarga kelompok KR, kemudian menyerang lagi tahu-tahu diskotek terbakar dan 17 orang tak bersalah jadi korban," ujarnya.

Kematian KR akibat dianiaya tersebut menyulut emosi dari teman-temannya. Hingga akhirnya, bentrokan pecah menjadi antar-kelompok.

"Terus temennya nyerang lagi, itu kejadian jam 11 malam, makanya diskotek masih buka, kan banyak pertanyaan itu kok masih buka diskotek sampai jam 03.00 Wit, enggak. Kejadian jam 11 malam sampai jam 03.00 Wit, tapi kejadian awal jam 11 malam makanya diskotek kondisi masih buka, bukan diskotek sih tampat karaoke," sambungnya.

 


Jumlah Korban Tewas 18 Orang

Mabes Polri meralat untuk korban jiwa yang meninggal terkait bentrokan antara dua kelompok yang terjadi di Sorong, Papua Barat, pada Selasa (25/1/2022) dini hari. Semula 19 orang, tapi hanya 18 orang yang meninggal dunia.

"Update terakhir (18 orang meninggal dunia)," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi, Selasa (25/1/2022).

Dedi menyebut, dari belasan orang yang tewas tersebut. Satu diantaranya meninggal dalam bentrokan yang terjadi pada saat itu.

"17 yang terbakar dan 1 meninggal akibat penganiayaan," ujarnya.

Berikut 17 orang yang meninggal di dalam tempat hiburan atau karoke :

1. Mimi, perempuan/Dancer

2. Afifa, perempan/Dancer

3. Rista, perempuan/Dancer

4. Ami, perempuan /Vokalis

5. Meilan, perempuan/Vokalis

6. Kris, laki-laki/Vokalis

7. Dezra, laki-laki/Gitaris

8. Yanra, laki-laki/Bass

9. Soni, laki-laki/Drummer

10. Kleo Indah, perempuan/DJ

11. Klara, perempuan/LC

12. Fikram, laki-laki/Bartender1

3. Ica, perempuan/Waitress

14. Nanin, perempuan/Dancer

15. Edith Tri Putra, laki-laki/Suplayer Minuman

16. Ferman Syahputra/Suplayer

17. Ridwan Dodoh/Suplayer

 

Reporter: Nur Habibie

Sumber: Merdeka

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya