Rayakan HUT ke-75 Megawati, PDIP Tanam Pohon di Klungkung dengan Kearifan Bali

Oleh Liputan6.com pada 23 Jan 2022, 14:36 WIB
Diperbarui 23 Jan 2022, 15:00 WIB
pdip
Perbesar
Rayakan HUT ke-49 PDIP dan Milad ke-75 Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, PDIP menanam 2.000 pohon mangrove di Pantai Desa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali, Minggu (23/1/2022). (Ist)

Liputan6.com, Jakarta Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan (PDIP) Bali I GN Kesuma Kelakan bersama Ketua DPC PDIP Kabupaten Klungkung AA Gede Anom, serta Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta memimpin penanaman 2 ribu pohon mangrove di Pantai Desa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali, Minggu (23/1/2022). Penanaman pohon mangrove ini dihadiri ribuan kader dan simpatisan PDIP.

I GN Kesuma Kelakan mengatakan kegiatan ini merupakan rangkaian acara memperingati HUT ke-49 PDIP dan milad ke-75 Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Selain itu, penanaman pohon ini juga dirangkaikan dengan perayaan umat Hindu, Rahina Tumpek Uye.

"Merayakan Tumpek Uye sebagai pelaksanaan tata titi kehidupan masyarakat Bali berdasarkan nilai-nilai kearifan lokal sad kerti dalam Bali era baru," ujar pria yang akrab disapa Alit Kelakan itu di sela-sela penanaman pohon.

Anggota Fraksi PDIP di DPR RI itu menginformasikan penanaman pohon juga dilaksanakan di Pantai Desa Lembongan, Kabupaten Buleleng, Kabupaten Jembrana, Kabupaten Badung, dan Kota Denpasar.

"Gerakan menanam pohon ini dilaksanakan secara serempak di seluruh Indonesia. Jenis pohon yang ditanam disesuaikan dengan karakteristik daerah masing-masing. Ini merupakan program PDI Perjuangan untuk penyelamatan lingkungan dan ekosistem," kata kesuma Kelakan

Alit Kelakan juga menyebutkan PDIP Bali sangat peduli dengan isu lingkungan. Hal ini ditunjukkan pada peringatan Tumpek Uye yang akan digelar pada Sabtu (29/1/2022) mendatang, sebagai Hari Lingkungan Hidupnya Masyarakat Bali.

 


Dengan Upacara dan Upakara

Acara itu dilaksanakan secara sekala niskala. Secara niskala dilaksanakan dengan upacara dan upakara. Secara sekala dilaksanakan pelepasan ribuan bibit ikan. Kemudian, melepas binatang seperti luwak, babi hutan, kijang, kidang, burung crukcuk, kutilang dan celepuk di hutan. Juga dilaksanakan vaksinasi anjing ras Bali dan melaksankaan resik sampah.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya