Omicron Cepat Menyebar, Bima Arya: Tinggal Tunggu Waktu Ditemukan di Kota Bogor

Oleh Achmad Sudarno pada 12 Jan 2022, 15:31 WIB
Diperbarui 12 Jan 2022, 15:31 WIB
Wali Kota Bogor Bima Arya
Perbesar
Wali Kota Bogor Bima Arya mengawasi pedagang di Bogor yang ikut rapid tes covid-19. (Achmad Sudarno/Liputan6.com)

Liputan6.com, Bogor - Wali Kota Bogor, Bima Arya menyatakan, penularan dan penyebaran Covid-19 varian Omicron sangat sulit dihindari. Sebab, penyebaran varian virus corona ini sangat cepat dibanding varian Delta.

"Tinggal tunggu waktu saja, saya kira di Kota Bogor juga nanti bakal ditemukan kasus ini, karena sulit untuk menghindar," kata Bima Arya kepada wartawan, Rabu (12/1/2022).

Terlebih, kini sudah ada satu warga asal Dramaga, Kabupaten Bogor yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 varian Omicron.

Namun begitu, untuk meminimalisasi penyebaran Omicron di Kota Bogor, pihaknya akan mengikuti arahan pemerintah pusat, yakni menggencarkan kembali strategi tracing, testing, dan treatment (3T).

"Penelusuran itu penting, walaupun secara data belum diiringi keterisian rumah sakit dan tingkat vatality, tetapi 3T harus digencarkan," ucap Bima.


Kembali Aktifkan RW dan RT Siaga

Kota Bogor Zona Merah COVID-19, Pemkot Akan Terapkan Jam Malam
Perbesar
Warga beraktivitas di area Lawang Salapan atau Tepas Salapan Mlawang Dasakreta, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (29/8/2020). Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan akan menerapkan jam malam, menyusul ditetapkannya kota hujan ini sebagai zona merah COVID-19. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Pemkot Bogor juga akan mengaktivasi kembali RW dan RT Siaga serta pusat isolasi di BPKP Ciawi dan Kampus IPB Dramaga. Termasuk menyiagakan rumah sakit rujukan Covid-19.

"Jadi kalau ada warga memiliki gejala harus segera ditangani, supaya tidak sampai cepat menyebar ke yang lain," pungkasnya.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya