JK: Relawan Turut Berperan dalam Penanganan Covid-19, Tidak Hanya Bencana

Oleh Muhammad Radityo Priyasmoro pada 27 Des 2021, 03:27 WIB
Diperbarui 27 Des 2021, 03:27 WIB
Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Muhammad Jusuf Kalla
Perbesar
JK JK dalam peringatan Hari Relawan PMI di Markas Pusat PMI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Minggu (26/12/2021). (Foto: Tim Humas PMI)

Liputan6.com, Jakarta Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Muhammad Jusuf Kalla atau JK mengatakan, relawan merupakan ujung tombak pelayanan dalam penanggulangan bencana. Karenanya, menurut JK, kebersamaan relawan merupakan kunci dalam pertolongan.

"Semangat kebersamaan tak terhentikan bukan hanya untuk relawan PMI, Hari Relawan hari ini bukan hanya milik PMI, tetapi milik semua relawan yang bekerja buat kemanusiaan," kata JK dalam peringatan Hari Relawan PMI di Markas Pusat PMI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Minggu (26/12/2021).

JK mencontohkan, kebersamaan relawan terjadi pada saat tsunami di Aceh pada akhir 2004 silam. Berbagai operasi penanggulangan bencana oleh PMI, kata JK, merupakan bukti bahwa latihan, pengabdian, serta kerelaan merupakan kunci dalam penanggulangan bencana.

"Relawan bekerja dengan ikhlas, dengan sebaiknya dan membantu dengan keahlian. Keahlian inilah yang dapat membantu meringankan kesulitan masyarakat tertimpa musibah. Ditopang oleh organisasi yakni PMI, yang memfasilitasi dan mendorong logistik yang baik untuk membantu pelayanan," jelas Jusuf Kalla


JK: Relawan Turut Berperan dalam Penanganan Covid-19

Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Muhammad Jusuf Kalla
Perbesar
JK JK dalam peringatan Hari Relawan PMI di Markas Pusat PMI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Minggu (26/12/2021). (Foto: Tim Humas PMI)

Sebagai informasi, Hari Relawan PMI ditetapkan pada pasca setahun bencana tsunami Aceh. Hal itu dicanangkan oleh Presiden kelima Susilo Bambang Yudhoyono dengan tujuan untuk memacu semangat kebersamaan relawan yang tak terhentikan dalam menghadapi situasi krisis.

JK meyakini, relawan PMI tidak hanya berperan tarkait tanggap bencana alam, namun juga dalam penanggulangan pandemi Covid-19. Sebab menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), relawan adalah pemangku kepentingan utama dalam komunikasi risiko dan keterlibatan masyarakat.

Saat ini, sebanyak 300.050 relawan dikerahkan PMI dalam penanggulangan covid-19. Jumlah itu belum termasuk relawan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat) yang tersebar di ratusan Desa di Indonesia.

Namun, di balik kesuksesan relawan yang suksesk membantu menanggulangi respons Covid-19, terdapat puluhan relawan yang juga harus kehilangan nyawa. PMI mencatat, ada 55 nyawa relawan yang meninggal akibat operasi covid-19.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya