Wapres Maruf: Kita Ingin Banyak Investor dalam Pengembangan Kawasan Industri Halal

Oleh Muhammad Radityo Priyasmoro pada 25 Nov 2021, 16:08 WIB
Diperbarui 25 Nov 2021, 16:08 WIB
Wapres Ma'ruf Amin
Perbesar
Wapres Ma'ruf Amin (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin memimpin rapat Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS). Sebagai ketua harian, Ma'ruf menyinggung sejumlah program pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia dalam jangka menengah dan panjang yang harus memiliki hasil.

“Seperti yang telah sering saya sampaikan, disamping rencana kerja jangka menengah dan jangka panjang, harus ada beberapa quick wins yang “netes” (membuahkan hasil),” kata Ma'ruf dalam rapat yang berlangsung di Istana Wapres, Jl. Merdeka Selatan No.6, Jakarta, Kamis (25/11/2021).

Ma'ruf melanjutkan, arahan Presiden Jokowi untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat halal dunia tahun 2024 sangat jelas. Karenanya, pengembangan ekosistem halal yang salah satunya melalui pembangunan Kawasan Industri Halal (KIH) harus diakselerasi.

“Kita ingin semakin banyak investor dalam pengembangan KIH. Selain membangun KIH baru, kita harus optimalkan KIH yang ada,” minta Ma'ruf.

 

** #IngatPesanIbu 

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

#sudahdivaksintetap3m #vaksinmelindungikitasemua

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Program KENs

Selain poin soal KIH, Ma'ruf juga meminta agar berbagai program KNEKS disinergikan tanpa menghambat proses yang telah berjalan. Khususnya, dalam hal regulasi dan ketentuan hukum.

Dia mencontohkan, sinergi dapat dilakukan dengan kodifikasi data perdagangan industri produk halal yang dikoordinasikan antar Kementerian dan Lembaga terkait, seperti dengan Dirjen Bea dan Cukai dan Lembaga Nasional Single Window (LNSW) Kementerian Keuangan.

"Jadi seluruh program tersebut harus memiliki target capaian yang terukur, seperti implementasi sertifikasi halal UMKM dengan target jumlah UMKM yang tersertifikasi halal," dia menandasi.

 

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya