Kadin Kerja Sama dengan KPK, Cegah Pengusaha Jadi Objek Pungli

Oleh Fachrur Rozie pada 25 Nov 2021, 10:35 WIB
Diperbarui 25 Nov 2021, 10:49 WIB
Bamsoet
Perbesar
Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum dan Pertahanan Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Bambang Soesatyo.

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum dan Pertahanan Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Bambang Soesatyo alias Bamsoet mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kedatangan Bamsoet ke KPK untuk mengadakan kerjasama demi kesejahteraan pengusaha.

"MOU, kerjasama dengan KPK terutama dalam hal pemberantasan korupsi, pencegahan dari pada pengusaha-pengusaha Indonesia yang selama ini selalu menjadi objek pungutan, dikasih salah, enggak dikasih salah," ujar Bamsoet di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Kamis (25/11/2021).

Bamsoet mengatakan, pengusaha kerap dilema dengan pungutan liar yang diarahkan kepada mereka. Menurut Ketua MPR ini, pengusaha kerap terjerat kasus suap lantaran adanya permintaan pengutan liar dari oknum pejabat negara.

"Dikasih masuk penjara, enggak dikasih, enggak dapat proyek," kata Bamsoet.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Kerja Sama dengan KPK

Atas dasar itu pihaknya ingin bekerja sama dengan KPK demi kepastian hukum bagi para pengusaha. Bamsoet berharap KPK bisa memberikan masukan terhadap para pengusaha agar terhindar dari celah korupsi yang ditawarkan penyelenggara negara.

"Kita harapkan kerjasama ini membuat orang jadi sungkan, atau ngeri kalau minta 'susu tante' pada para pengusaha, terutama anggota Kadin. Susu tante itu, sumbangan sukarela tanpa tekanan, tapi ditekan," kata Bamsoet.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya