Infografis Geger Kawin Kontrak Berbuntut Kekerasan dan Maut di Cianjur

Oleh Anri SyaifulTriyasni pada 25 Nov 2021, 09:03 WIB
Diperbarui 25 Nov 2021, 09:03 WIB
Banner Infografis Geger Kawin Kontrak Berbuntut Kekerasan dan Maut di Cianjur. (Liputan6.com/Trieyasni)
Perbesar
Banner Infografis Geger Kawin Kontrak Berbuntut Kekerasan dan Maut di Cianjur. (Liputan6.com/Trieyasni)

Liputan6.com, Jakarta - Kasus kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT yang berujung maut kembali menghentak perhatian publik dalam beberapa hari terakhir. Nyawa seorang perempuan warga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, melayang diduga akibat KDRT pada Sabtu 20 November 2021.

S (21) mengembuskan napas terakhir akibat luka bakar parah di tubuhnya setelah disiram air keras oleh sang suami, AL (29) warga negara Arab Saudi. S diduga kawin kontrak dengan AL dan telah berumah tangga selama 1,5 bulan.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak atau PPPA Bintang Puspayoga menyesalkan peristiwa tersebut. Pun demikian Ketua DPR Puan Maharani.

Bagaimana tanggapan kedua tokoh perempuan tersebut? Bagaimana kasus kekerasan terhadap perempuan di Indonesia dalam 2 tahun terakhir? Simak dalam rangkaian Infografis berikut ini:

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Infografis

Infografis Geger Kawin Kontrak Berbuntut Kekerasan dan Maut di Cianjur. (Liputan6.com/Trieyasni)
Perbesar
Infografis Geger Kawin Kontrak Berbuntut Kekerasan dan Maut di Cianjur. (Liputan6.com/Trieyasni)
Scroll down untuk melanjutkan membaca

Tanggapan Kawin Kontrak Berujung Maut

Infografis Tanggapan Kawin Kontrak Berujung Kekerasan dan Maut. (Liputan6.com/Trieyasni)
Perbesar
Infografis Tanggapan Kawin Kontrak Berujung Kekerasan dan Maut. (Liputan6.com/Trieyasni)
Scroll down untuk melanjutkan membaca

Kasus Kekerasan terhadap Perempuan

Infografis Kasus Kekerasan terhadap Perempuan di Indonesia. (Liputan6.com/Trieyasni)
Perbesar
Infografis Kasus Kekerasan terhadap Perempuan di Indonesia. (Liputan6.com/Trieyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya