Luhut: Sudah Banyak Kegiatan Abaikan Protokol Kesehatan, Hendaknya Masyarakat Patuh

Oleh Delvira Hutabarat pada 18 Okt 2021, 18:46 WIB
Diperbarui 18 Okt 2021, 18:46 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan.
Perbesar
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan. Dok: Tommy Kurnia/Liputan6.com

Liputan6.com, Jakarta Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, dari hasil evaluasi PPKM yang dilakukan pihaknya, sudah banyak kegiatan yang mengabaikan protokol kesehatan dan ini menjadi perhatian oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

"Presiden tadi mengingatkan juga sudah banyak kegiatan-kegiatan yang kadang-kadang agak mengabaikan protokol kesehatan, baik itu di pernikahan maupun di kegiatan lain," kata dia dalam konferensi pers secara daring, Senin (18/10/2021).

Luhut mengingatkan ancaman gelombang ketiga Covid-19 masih ada, untuk itu masyarakat harus tetap patuh prokes.

"Hendaknya masyarakat patuh, karena kita masih berjaga-jaga terhadap kemungkinan datangnya gelombang ketiga yang munkinterjadi pada natal-tahun baru mendatang, jadi semua kita harus hati-hati,” kata dia.

Sementara itu, Luhut juga menyampaikan bahwa kasus harian Covid-19 terus membaik.

"Rendahnya kasus konfirmasi harian menyebabkan kasus covid nasional dan jawa-Bali terus menurun dan saat ini hanya tersisa 18.000 nasional dan 7.000an di Jawa-Bali," kata dia.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

PPKM Kembali Diperpanjang

Sebelumnya, pemerintah kembali memperpanjang pemberlakuan PPKM level 1-4 di Jawa Bali mulai 19 Oktober sampai 1 November 2021. Dalam perpanjangan kali ini, ada 54 daerah di Jawa dan Bali yang menerapkan PPKM level 2.

Hal ini dikarenakan adanya perubahan syarat vaksinasi kabupaten/kota di aglomerasi. Luhut mengatakan syarat vaksinasi diubah berdasarkan pencapaian kabupaten/kota itu sendiri, selama keseluruhan aglomerasi sudah memenuhi syarat WHO untuk turun level.

"Dengan perubahan syarat vaksinasi untuk aglomerasi, mulai besok akan ada 54 kabupaten kota di level dua dan 9 kabupaten kota di level 1," ucap Luhut, Senin.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya