Jokowi: Piala Thomas Akhirnya Kembali ke Indonesia Setelah 19 Tahun Lamanya

Oleh Lizsa Egeham pada 18 Okt 2021, 07:19 WIB
Diperbarui 18 Okt 2021, 15:24 WIB
FOTO: Pidato Virtual Presiden Jokowi di Sidang Majelis Umum PBB
Perbesar
Presiden Indonesia Joko Widodo atau Jokowi menyampaikan pidato secara virtual di Sidang Majelis Umum PBB, Rabu (22/9/2021). "Harapan besar masyarakat dunia harus kita jawab dengan langkah nyata, dengan hasil yang jelas," jelas Jokowi. (UN Web TV via AP)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengucapkan selamat kepada seluruh atlet bulutangkis Indonesia yang telah menuntaskan pertandingan Thomas Cup 2020, dan keluar sebagai juaranya. Bertanding melawan Tiongkok, tim Merah Putih sukses menaklukkan juara bertahan dengan skor 3-0.

"Dari Tanah Air, saya menyampaikan selamat kepada seluruh atlet bulutangkis Indonesia dan para pelatih yang telah berjuang dan mengharumkan nama bangsa di Ceres Arena, Aarhus, Denmark," kata Jokowi dikutip dalam akun instagramnnya, Senin (18/10).

Dalam postingannya Jokowi mengaku tegang saat menonton pertandingan tersebut. Sampai akhirnya saat Jonatan Christie menaklukkan Li Shi Feng 2-1 menjadi hal yang menggembirakan.

"Begitu Jonatan Christie melompat mengepalkan tangan dan berteriak girang di akhir gim ketiga. Indonesia Juara!" ungkap Jokowi.

Jokowi pun bangga atas kemenangan yang diraih para atlet. Sehingga piala thomas kembali ke pelukan Indonesia setelah 19 tahun lamanya.

"Piala Thomas akhirya kembali ke Indonesia setelah penantian 19 tahun lamanya," pungkasnya.

 

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Indonesia Menang

Tim badminton putra Indonesia mengakhiri paceklik 19 tahun untuk menjuarai Thomas Cup 2020. Berlangsung tahun ini akibat pandemi Covid-19, Indonesia menaklukkan juara bertahan China 3-0 di final.

Tunggal kedua Jonatan Christie memastikan kemenangan Indonesia atas Negeri Tirai Bambu. Dia menaklukkan Li Shi Feng 21-14, 18-21, 21-14 di Ceres Arena 2021, Minggu (17/10/2021).

Sementara dua angka sebelumnya dipersembahkan Anthony Sinisuka Ginting (tungal pertama) dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (ganda pertama).

Jonatan tancap gas dan unggul 6-0 di awal pertandingan. Dia terus memimpin sampai Li mengejar menjadi 11-13.

Duel menjadi ketat sampai Jojo memetik enam angka beruntun dalam kedudukan 15-14 untuk mengamankan gim pembuka.

Namun situasi berubah. Akurasi tembakan dan kesalahan membuat Jonatan tertinggal hingga 3-11. Meski sempat mengejar 12-15 dan 18-19, Jojo harus merelakan gim kedua. 

Laga sengit hadir di gim penentu. Kedua pemain bergantian angka dengan keunggulan maksimal tiap pemain atas lawan hanya dua angka.

Jojo mendobrak tren itu dengan memimpin 16-13. Juara Asian Games 2018 itu kemudian menabung poin sampai akhirnya memastikan kemenangan Indonesia di Piala Thomas.   2 dari 

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya