Ibas: Jangan Jor-joran, Pembangunan Infrastruktur Harus Sesuai Prioritas

Oleh Liputan6.com pada 16 Okt 2021, 21:05 WIB
Diperbarui 16 Okt 2021, 22:56 WIB
ibas
Perbesar
Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI Dr. Edhie Baskoro Yudhoyono, M.Sc. saat penyerahan bantuan Program Pengembangan Infrastruktur Sosial dan Ekonomi Wilayah (PISEW) secara daring, Sabtu (16/10/2021). (Ist)

Liputan6.com, Jakarta Wabah Covid-19 menyebabkan banyaknya rencana pembangunan infrastruktur daerah dua tahun terakhir ini menjadi terhambat. Beberapa refocusing anggaran yang dialihkan untuk penanganan pandemi, karena sangat mendesak, menyangkut nyawa dan keselamatan masyarakat.

Walaupun masih dalam keterbatasan, saat ini mestinya kondisi menjadi lebih kondusif untuk melanjutkan kembali pembangunan daerah. Hal tersebut diungkapkan Dr. Edhie Baskoro Yudhoyono, M.Sc. saat menggelar acara penyerahan bantuan Program Pengembangan Infrastruktur Sosial dan Ekonomi Wilayah (PISEW).

Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI tersebut menyerahkan total sembilan bantuan PISEW secara serentak di tiga daerah, yaitu Kabupaten Pacitan, Magetan, dan Ngawi, Jawa Timur, Sabtu (16/10/21). Turut hadir Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji, S.S., Bupati Magetan Dr. Drs. Suprawoto, S.H., M.Si., Anggota DPRD dan Perangkat Desa.

Dalam sambutannya secara virtual, pria yang kerap disapa Ibas ini menyampaikan keinginannya agar pembangunan infrastruktur kembali berjalan berkelanjutan.

"Kita ingin penanganan Covid-19 dan dampaknya segera teratasi. Kita ingin pembangunan infrastruktur juga kembali berjalan berkelanjutan," ujarnya.

Namun, Ibas juga mengingatkan pentingnya pembangunan prioritas, sehingga anggaran tidak terkuras habis akibat utang yang jumlahnya fantastis. Selain itu juga harus menjaga keberlanjutan fiskal antargenerasi.

"Kita tidak ingin tertinggal tapi kita juga tidak ingin anggaran negara terkuras habis akibat hutang yang terlalu jor-joran hanya untuk pembangunan infrastruktur saja," ujar Ibas.

"Mengapa? Kita tidak ingin ‘besar pasak daripada tiang’ dan terpenting adalah kita harus menjaga keberlanjutan keuangan (fiskal) antargenerasi ke depan," tambahnya.

Oleh karena itu, Ibas berharap setiap pembangunan infrastruktur wilayah, khususnya Dapil VII Jawa Timur, berjalan sesuai prioritas. Menciptakan akses yang dapat mendorong mudahnya arus lalu lintas, perdagangan, serta memberikan pemerataan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara luas.

"Saya, Mas Ibas, menghadirkan program kawalan PISEW yang menghubungkan jalan atau jembatan beberapa wilayah di kabupaten kita. Insyaallah, ini komitmen dan kepedulian kami sebagai wakil rakyat untuk terus mengawal pembangunan dan peningkatan kesejahteraan rakyat," ungkap Ibas.

Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat untuk memulihkan kehidupan dan membantu masyarakat kembali beraktivitas.

"Semoga ini dapat memudahkan anak-anak kita dalam menempuh kegiatan belajar mengajar kembali. Memudahkan ibu kita melakukan aktivitas perdagangan, dan memudahkan bapak kita bekerja lintas wilayah," harapnya.

Di akhir sambutannya, Ibas mengajak masyarakat untuk bergotong royong dalam setiap pembangunan daerah.

"Mari bersama kita bangun daerah kita, bangun wilayah kita yang lebih baik. Bangsa ini milik kita, pembangunan berkelanjutan adalah cita-cita kita. Ayo maju, bangun lagi, dan sejahtera bersama," pungkasnya.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Tak Ada Lagi Banjir

Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji, S.S., dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan untuk daerahnya.

"Terima kasih yang sebesar-besarnya. Berkat bantuan PISEW ini, Pacitan bisa melaksanakan pembangunan dengan keterbatasan anggaran yang kami miliki. Kami sangat bersyukur memiliki Mas Ibas di DPR yang punya kepedulian tinggi pada kami," ungkapnya.

Ucapan syukur dan terima kasih juga disampaikan Bupati Magetan, Dr. Drs. Suprawoto, S.H., M.Si.

"Atas nama warga Magetan, terima kasih kami sampaikan pada Mas Ibas. Perjuangannya yang besar dalam membantu kami. Bersyukur sekali, karena banyak masyarakat yang sangat menginginkan PISEW ini. Perbaikan jalan akan selalu diingat masyarakat," katanya.

Perwakilan dari desa disampaikan oleh Amirul Yati, Kepala Desa Budug, Ngawi.

"Akses desa Budug dan Mojo Manis sering tertutup karena banjir. Alhamdulillah setelah adanya program PISEW dari Mas Ibas yang sudah terlaksana, tidak ada banjir lagi. Terima kasih banyak, bantuan ini benar-benar mempercepat pembangunan desa kami. Semoga Mas Ibas diberikan kesehatan dan perlindungan selalu, sehingga dapat terus membantu kami, amin," ujarnya.

 

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya