Bupati Musi Banyuasin Ditangkap KPK di Jakarta

Oleh Fachrur Rozie pada 16 Okt 2021, 12:37 WIB
Diperbarui 16 Okt 2021, 12:37 WIB
Pertama di Sumsel, Klinik di Musi Banyuasin Fasilitasi Vaksin Gotong Royong Gratis
Perbesar
Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin, saat meresmikan Klinik SMC di Kecamatan Tungkal Jaya Kabupaten Musi Banyuasin Sumsel (Dok. Humas Pemkab Musi Banyuasin / Nefri Inge)

Liputan6.com, Jakarta - Tim satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Jumat, 15 Oktober 2021 malam. Rupanya, Dodi Reza ditangkap tim penindakan KPK di DKI Jakarta.

"Benar, yang bersangkutan diamankan di Jakarta tadi malam," ujar Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Sabtu (16/10/2021).

Selain Dodi Reza, tim penindakan juga mengamankan satu orang lainnya di Jakarta. Namun belum diketahui identitas orang tersebut. Sementara empat lainnya diamankan di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

"Sejauh ini ada sekitar 6 orang di antaranya bupati Kabupaten Muba (Musi Banyuasin) dan beberapa ASN dilingkungan Pemkab Muba," kata Ali.

Ali mengatakan, operasi senyap yang dilakukan tim penindakan KPK terkait dugaan tindak pidana suap pengadaan barang dan jasa infrastruktur di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumsel.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Beberapa Orang Diperiksa di Kejati Sumsel

Ali mengatakan, mereka yang diamankan di Musi Banyuasin sudah diperiksa di Kejaksaan Tinggi Sumsel.

"Informasi yang kami peroleh, tim selesai melakukan pemeriksaan beberapa pihak dimaksud di Kejaksaan Tinggi Sumsel dan akan segera dibawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan," kata Ali.

KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum mereka yang diamankan.

"Perkembangannya akan diiinfokan," kata Ali.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya