Pemkot Jakarta Barat Beri Sembako dan Beasiswa 675 Anak Yatim Piatu Korban COVID-19

Oleh Nila Chrisna Yulika pada 14 Okt 2021, 03:32 WIB
Diperbarui 14 Okt 2021, 03:32 WIB
KT&G SangSang berbuka puasa dengan anak yatim piatu di bulan Ramadhan (ist)
Perbesar
Ilustrasi anak yatim piatu

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Kota Jakarta Barat memberikan bantuan sembako hingga beasiswa bagi 675 anak yatim piatu yang orang tuanya meninggal akibat COVID-19.

"Kita berikan stimulus, bantuan berupa pembagian sembako, baik dari Bazis maupun CSR terkait yang peduli terhadap anak yatim," kata Wali Kota Jakarta Barat Yani Wahyu Purwoko, Rabu (13/10/2021).

Bantuan tersebut diberikan sambil menunggu bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos). Bantuan itu sudah diberikan beberapa kali demi memastikan para anak yatim-piatu tersebut bisa hidup dengan layak.

"Ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian. Kita tetap awasi sehingga anak anak ini tetap dalam kondisi baik," kata Yani seperti dikutip dari Antara.

Pemkot Jakarta Barat telah mengirimkan data jumlah anak-anak yang orang tuanya menjadi korban meninggal akibat COVID-19 ke Kemensos.

"Sampai saat ini kita telah berkirim surat, belum ada info lebih lanjut," kata Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Suku Dinas Sosial (Kabag Kesra Sudinsos) Jakarta Barat, Abdurrahman Anwar.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Kirimkan Data ke Kemensos

Anwar mengatakan, pihaknya sudah mengirimkan surat tersebut bulan lalu. Dalam surat tersebut tertera jumlah anak yatim piatu korban COVID-19 di Jakarta Barat mencapai 675 orang.

Ratusan anak yatim-piatu itu telah didata dari delapan kecamatan yang tersebar di wilayah Jakarta Barat.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya