Ma'ruf Amin Beri Tambahan Bantuan Tunai untuk 5 Kabupaten Miskin Ekstrem di Jateng

Oleh Muhammad Radityo Priyasmoro pada 07 Okt 2021, 12:18 WIB
Diperbarui 07 Okt 2021, 12:20 WIB
Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyebut, konsep sustainable development menjadi dasar dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.
Perbesar
Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyebut, konsep sustainable development menjadi dasar dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin optimistis, Provinsi Jawa Tengah bisa memenuhi target pengurangan kemiskinan ekstrem pada tahun 2024.

Menurut Ma'ruf Amin, sisa tahun ini yang kurang dari 3 bulan lagi akan disiapkan bantuan berupa tambahan uang tunai khusus untuk rumah tangga miskin ekstrem di lima kabupaten prioritas di Jawa Tengah dengan menggunakan data yang sekarang tersedia.  

"Untuk program khusus tahun 2021 ini, akan menggunakan program yang ada yaitu Program Sembako dan BLT-Desa untuk memberikan bantuan tambahan bagi kelompok miskin ekstrem di lima kabupaten prioritas ini," kata Ma'ruf saat rapat bersama Gubernur Ganjar Pranowo dan lima bupati di Jawa Tengah, Kamis (7/10/2021).

Ma'ruf menegaskan, isu anggaran bukan menjadi hal utama. Sebab, anggaran yang telah dialokasikan melalui APBN dan APBD dari Pemerintah Daerah sudah cukup besar. 

"Tantangan terbesar saat ini adalah bagaimana membuat program-program tersebut konvergen dan terintegrasi dalam menyasar sasaran yang sama," jelas Ma'ruf dalam keterangan diterima.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Percepat Pengentasan Kemiskinan Ekstrem

Kondisi Penduduk Miskin di Salah Satu Sudut Ibu Kota
Perbesar
Anak-anak bermain di kawasan Kampung Akuarium, Jakarta, Selasa (17/2/2021). Peningkatan jumlah penduduk miskin Indonesia karena penurunan pendapatan yang dialami oleh hampir seluruh lapisan masyarakat akibat pandemi corona COVID-19. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Diketahui, konvergen dan terintegrasi adalah upaya untuk memastikan agar seluruh program penanggulangan kemiskinan ekstrem mulai dari tahap perencanaan, penentuan alokasi anggaran, penetapan sasaran dan pelaksanaan program tertuju pada satu titik atau lokus yang sama baik itu secara wilayah maupun target masyarakat yang berhak. 

Mendukung kedua hal itu, Ma'ruf Amin secara khusus meminta Gubernur Jawa Tengah dan para Bupati dari lima kabupaten prioritas tahun 2021 di Provinsi Jawa Tengah untuk dapat segera memastikan data dan informasi Kelompok Penerima Manfaat di tiap-tiap kabupaten yang akan menerima tambahan Bantuan Sosial Tunai dan Bantuan Langsung Tunai Desa.

"Agar upaya kita untuk dapat membantu percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem tahun 2021 di lima kabupaten prioritas tersebut bisa diwujudkan," kata Ma'ruf menandasi.

Sebagai informasi, lima kabupaten prioritas 2021 di Jawa Tengah adalah Banyumas, Kebumen, Banjarnegara, Pemalang, dan Brebes.   

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya