Saat Jokowi Hujan-hujanan Tanam Mangrove Bareng Warga di Pantai Setokok Batam

Oleh Lizsa Egeham pada 28 Sep 2021, 18:45 WIB
Diperbarui 28 Sep 2021, 18:46 WIB
Presiden Jokowi menanam mangrove bersama masyarakat di Pantai Setokok Kecamatan Bulang, Kota Batam, Kepulauan Riau, Selasa (28/9/2021).
Perbesar
Presiden Jokowi menanam mangrove bersama masyarakat di Pantai Setokok Kecamatan Bulang, Kota Batam, Kepulauan Riau, Selasa (28/9/2021). (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi melakukan penanaman mangrove bersama masyarakat di Pantai Setokok Kecamatan Bulang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Selasa (28/9/2021). Bahkan, Jokowi rela hujan-hujanan untuk menanam mangrove bersama masyarakat.

Berdasarkan pantauan Youtube Sekretariat Presiden, hujan lebat telah mengguyur Pantai Setokok saat Jokowi tiba untuk menanam mangrove. Namun, hujan tersebut tak menyurutkan semangatnya untuk melanjutkan penanaman mangrove.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengenakan jaket berwarna merah dan langsung masuk ke dalam air setinggi pinggang orang dewasa. Sementara itu, sejumlah warga telah terlebih dahulu masuk ke air untuk menanam mangrove.

"Saya kira Bapak, Ibu semuanya menanam semuanya di masuk ke air, masa saya di darat sendiri. Kan enggak lucu. Enggak ada masalah, basah paling hanya 5 sampai 10 menit. Engak masalah," kata Jokowi.

Jokowi menyampaikan, luas hutan mangrove Indonesia yakni, 3,36 juta hektare. Dan, sekitar 20 persen dari total hutan mangrove yang ada di dunia. Hal ini menjadikan Indonesia sebagai negara yang memiliki hutan mangrove terluas di dunia.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Ajak masyarakat jaga kelestarian hutan mangrove

Presiden Jokowi menanam pohon mangrove bersama masyarakat di Pantai Wisata Raja Kecik Kabupaten Bengkalis, Riau, Selasa (28/9/2021).
Perbesar
Presiden Jokowi menanam pohon mangrove bersama masyarakat di Pantai Wisata Raja Kecik Kabupaten Bengkalis, Riau, Selasa (28/9/2021).(Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Untuk itu, Jokowi mengajak masyarakat bersama-sama memelihara dan menjaga kelestarian hutan mangrove. Sebab, Jokowi menilai potensi hutan mangrove yang begitu luas menjadi kekuatan Indonesia.

"Tetapi yang paling penting adalah bagaimana memelihara, bagaimana merawat, bagaimana merehabilitasi yang rusak. Sehingga, betul-betul hutan mangrove kita ini semuanya terjaga," jelas dia.

Menurut Jokowi, hutan mangrove bukan hanya dapat memperbaiki ekosistem di pesisir pantai, namun juga mampu mengurangi abrasi dari air laut. Selain itu, juga menjaga habitat di sekitar mengrove.

"Dan (hutan mangrove) sangat mengurangi emisi karbon yang ada dibandingkan hutan-hutan tropis di darat," ucap dia.

Sebelumnya, Jokowi menekankan rehabilitasi mangrove harus dilakukan untuk mengantisipasi perubahan iklim dunia. Dia menargetkan rehabilitasi atau penanaman 34.000 hektare lahan mangrove sepanjang 2021.

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait

Live Streaming

Powered by

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya