Airlangga dan Ganjar Bertemu di Tempat Sakral, Bakal Duet di Pilpres 2024?

Oleh Yopi Makdori pada 24 Sep 2021, 21:21 WIB
Diperbarui 24 Sep 2021, 21:22 WIB
Airlangga Hartarto dan Ganjar Pranowo
Perbesar
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto bertemu Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Klaten. (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto bertemu Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat menghadiri acara haul Ki Ageng Gribig di Jatinom, Klaten, Jumat (24/9/2021). 

Airlangga dan Ganjar bertemu di Rumah Eyang Reksodiharjo yang ada di area Makam Kyai Ageng Gribig di Jatinom, Klaten. Lokasi ini dikenal sebagai tempat sakral bagi warga setempat.  

Pertemuan kedua tokoh pemimpin nasional juga berlangsung di sela-sela acara Andum Apem, sebuah tradisi yang sudah dijalankan sejak ratusan tahun lalu.  

Meski demikian, saat ditanya wartawan tentang rencana koalisi dengan Ganjar Pranowo menuju Pilpres 2024, Airlangga secara diplomatis menolak untuk menjawabnya.

"Sekarang masih September 2021, masih jauh,” kata Airlangga.

Begitu pula saat media menanyakan perihal koalisi Pilpres 2024 kepada Ganjar. “Ah wartawan, tanyanya itu terus," katanya.

Ketika beberapa media menyatakan bahwa keduanya cocok bersanding sebagai pasangan di Pilpres 2024, seperti yang diprediksi oleh beberapa pengamat, Ganjar dan Airlangga melempar canda.

“Ah pengamate sopo (ah pengamatnya siapa)?” kata Ganjar. 

Airlangga pun menjawab penuh canda. “Pertama pengamate sopo. Sing kedua, sopo sing diamati? (Pertama, pengamatnya siapa? Yang kedua, siapa yang diamati?),” kata Airlangga.  

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Sebar Apem Lewat Ojol

Setelah melakukan tahlil,  Airlangga dan Ganjar juga melepas distribusi kue apem dengan menggunakan ojek online (Ojol).

Acara ini pada masa sebelum Covid-19, biasanya dilakukan dengan melempar apem ke pengunjung yang hadir.

Namun, dalam kondisi pandemi Covid-19 ini acara pembagian apem yang dilemparkan ke masyarakat, sudah tidak memungkinkan lagi. Oleh karena itu, panitia menginisiasi dengan penyebaran melalui ojek online.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya