Anggota DPR: Ada Indikasi Pejabat Pemda di Papua Biayai Gerakan KKB

Oleh Rinaldo pada 24 Sep 2021, 04:33 WIB
Diperbarui 24 Sep 2021, 04:33 WIB
Kembali Berulah, KKB Tembak 2 Warga Papua di Ilaga
Perbesar
Kembali Berulah, KKB Tembak 2 Warga Papua di Ilaga (Kapen Kogabwilhan III, Kolonel Czi IGN Suriastawa)

Liputan6.com, Jakarta Anggota Komisi I DPR RI Dave Akbarshah Fikarno Laksono mengatakan ada indikasi pejabat tinggi pemerintah daerah tingkat I dan tingkat II di Papua ikut membiayai gerakan teroris kelompok kriminal bersenjata (KKB).

"Laporan yang masuk di Komisi, banyak pejabat tinggi Papua di tingkat I dan tingkat II membiayai gerakan teroris dengan memberikan senjata, uang, dan mencari pelatih untuk melatih personel," kata Dave dalam diskusi bertajuk Jalan Terjal Pemberantasan KKB di Papua, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (23/9/2021).

Dia mengatakan, dugaan keterlibatan pejabat tinggi tersebut di belakang penyerangan, perusakan fasilitas umum, dan fasilitas sosial itu untuk berbagai kepentingan.

Menurut dia, kepentingan tersebut seperti agar tidak mengganggu kebijakan dan kepentingan daerah serta membakar bangunan untuk dibangun yang baru.

"Diduga banyak pejabat daerah di Papua masih turut bermain, siapa dan apa jabatan mereka, itu tugas aparat keamanan untuk membukanya," ujarnya seperti dikutip Antara.

Karena itu Dave meminta Badan Intelijen Negara (BIN), Polri, dan TNI memantau dan mengumpulkan data serta bukti dugaan keterlibatan pejabat daerah tersebut. Menurut dia, kalau sudah ditemukan bukti maka harus diproses secara hukum.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Mendeteksi Aliran Dana

Dia juga meminta BIN, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendeteksi aliran dana yang membiayai aktivitas gerakan teroris KKB di Papua.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya