Top 3 News: Sederet Penjelasan KPK Usai Panggil Anies Baswedan

Oleh Devira PrastiwiDelvira HutabaratYopi Makdori pada 24 Sep 2021, 07:02 WIB
Diperbarui 24 Sep 2021, 07:02 WIB
FOTO: Anies Baswedan Penuhi Panggilan KPK
Perbesar
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menunggu pemeriksaan di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Selasa (21/9/2021). Anies akan menjalani pemeriksaan dalam kasus dugaan korupsi pengadaan lahan di Munjul pada tahun 2019. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Top 3 News hari ini terkait penjelasan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai memeriksa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Selasa 21 September 2021.

Menurut Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, kepada tim penyidik, Anies Baswedan menjelaskan soal usulan anggaran pengadaan tanah di Munjul itu yang berujung korupsi. Selain itu, Anies juga menjelaskan soal program pembangunan rumah DP 0 rupiah.

Dijelaskan Ali, keterangan Anies Baswedan yang tertuang dalam berita acara pemeriksaan (BAP) ini nantinya akan diuji tim jaksa penuntut umum di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat.

Berita lain yang tak kalah menjadi sorotan adalah terkait muncul klaster Covid-19 di 1.000 lebih sekolah selama pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas.

Berdasarkan data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), terdapat 15.456 siswa terkonfirmasi positif Covid-19 selama PTM terbatas.

Angka itu didapat dari survei internal Kemendikbudristek yang dipublikasikan pada laman https://sekolah.data.kemdikbud.go.id/ per Kamis, 23 September 2021.

Sementara itu, berita terpopuler lainnya di kanal News Liputan6.com adalah kuasa Hukum Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti, Julius Ibrani yang angkat bicara usai Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan melaporkan Direktur Lokataru Haris Azhar dan kliennya atas tuduhan pencemaran nama baik.

Julius menyatakan, kritik dan kajian yang disampaikan Fatia dan Haris seharusnya dibalas dengan kajian dan diskusi, bukan somasi.

Julius menyebut Luhut Binsar Pandjaitan sebagai pejabat publik tidak siap membuka ruang diskusi. Hal itu menunjukkan hancurnya demokrasi di Indonesia.

Berikut deretan berita terpopuler di kanal News Liputan6.com sepanjang Kamis 23 September 2021:

Scroll down untuk melanjutkan membaca

1. 3 Penjelasan KPK Usai Periksa Anies Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah

FOTO: Anies Baswedan Penuhi Panggilan KPK
Perbesar
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengacungkan jempol saat tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Selasa (21/9/2021). Anies akan menjalani pemeriksaan dalam kasus dugaan korupsi pengadaan lahan di Munjul pada tahun 2019. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan penjelasan usai memeriksa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Seperti diketahui, KPK memanggil Anies pada Selasa 21 September 2021 terkait kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul, Pondok Rangon, Jakarta Timur.

Menurut Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, kepada tim penyidik, Anies Baswedan menjelaskan soal usulan anggaran pengadaan tanah di Munjul itu yang berujung korupsi. Selain itu, Anies juga menjelaskan soal program pembangunan rumah DP 0 rupiah.

"Selain itu saksi (Anies) menerangkan mengenai salah satu penyertaan modal kepada Perumda Sarana Jaya yang diperuntukkan bagi pembangunan rumah DP Rp 0," ujar Ali dalam keterangannya, Rabu 22 September 2021.

 

Selengkapnya...

Scroll down untuk melanjutkan membaca

2. Lebih Dari 15 Ribu Siswa dan 7 Ribu Guru Positif Covid-19 Selama Gelar PTM Terbatas

Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di Jakarta
Perbesar
Siswa mengikuti uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) perdana di SD Negeri 14 Pondok Labu, Jakarta, Senin (30/8/2021). Adapun seluruh pendidik dan tenaga kependidikan di sekolah yang menerapkan PTM Terbatas mulai hari ini wajib telah divaksinasi COVID-19. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) mencatat terdapat 15.456 siswa terkonfirmasi positif Covid-19 selama menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas.

Data itu didapat dari survei internal Kemendikbudristek yang dipublikasikan pada laman https://sekolah.data.kemdikbud.go.id/ per Kamis, 23 September 2021.

Bukan hanya itu, laman tersebut juga mencatat terdapat 7.287 guru dan tenaga kependidikan yang terkonfirmasi Covid-19 selama menggelar PTM terbatas.

Total ada 47.005 sekolah yang mengisi survei. Dari jumlah tersebut sebanyak 1.303 sekolah menjadi klaster Covid-19 atau setara 2,77 persen.

 

Selengkapnya...

Scroll down untuk melanjutkan membaca

3. Kuasa Hukum KontraS: Demokrasi Kita Hancur Dengan Adanya Laporan Pidana Luhut Binsar Pandjaitan

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat konferensi pers evaluasi perpanjangan PPKM level.
Perbesar
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat konferensi pers evaluasi perpanjangan PPKM level.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan melaporkan Direktur Lokataru Haris Azhar dan Koordinator KontraS Fatia Maulida atas tuduhan pencemaran nama baik, terkait video Luhut dan bisnis tambang di Papua.

Menanggapi hal tersebut, Kuasa Hukum Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti, Julius Ibrani menyatakan kritik dan kajian yang disampaikan Fatia dan Haris seharusnya dibalas dengan kajian dan diskusi, bukan somasi.

“Tujuannya bukan mengoreksi kajian tapi memang langsung diarahkan untuk mengkriminalisasi Haris Azhar dan juga Fatia, oleh sebab itu langsung yang dimunculkan dalam somasinya adalah ancaman pemidanaanya jadi ini jelas arahnya ke sana, diskusi substansinya tidak ada sama sekali,” kata Julius lewat video KontraS yang dilihat pada Kamis 23 September 2021.

 

Selengkapnya...

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya