Wapres Ma'ruf Kejar Pengentasan Penduduk Miskin Ekstrem di 7 Provinsi hingga 2021

Oleh Muhammad Radityo Priyasmoro pada 23 Sep 2021, 18:39 WIB
Diperbarui 23 Sep 2021, 18:39 WIB
Wapres Ma'ruf Amin Tutup Rakornas Indonesia Maju
Perbesar
Wapres Ma'ruf Amin memberikan pidato sekaligus menutup Rakornas Indonesia Maju antara Pemerintah Pusat dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah di Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/11/2019). Kegiatan tersebut untuk mensinergikan program-program pemerintah pusat dengan daerah. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengakui pandemi covid-19 telah membuat masyarakat miskin semakin terpuruk perekonomiannya. Sebagai Koordinator Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), Ma'ruf mengaku tengah kejar target pengentasan kemisikinan ekstrem di tujuh provinsi untuk tahun 2021.

"Tujuh provinsi,Pullau Jawa ada Barat, Tengah dan Timur. Kemudian NTT , Maluku, Papua dan Papua Barat. Ini kategori miskin ekstrem. Tapi total seluruh Indonesia miskin ekstrem ada 10 juta (penduduk)," kata Ma'ruf di Gedung Bentara Budaya Jakarta, Kamis (23/9/2021).

Ma'ruf mengakui waktunya tak banyak, tersisa kurang dari empat bulan untuk 7 provinsi tersebut. Namun dia optimis, sebab roadmap pengentasan sudah disiapkan dan terus menyesuaikan kondisi pandemi.

"Target 2021 ini dapat mencapai 80% kita optimistis. Walau situasi kadang tak menentu akibat pandemi ini," yakin Ma'ruf.

 

** #IngatPesanIbu 

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

#sudahdivaksintetap 3m #vaksinmelindungikitasemua

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Tekan 0 Persen Penduduk Miskin Ekstrem

Wapres Ma'ruf Amin
Perbesar
Wapres Ma'ruf Amin (Istimewa)

Ma'ruf menambahkan, target final dari program kerja pengentasan kemiskinan sampai 2024 adalah Indonesia bebas penduduk miskin ekstrem. Dia berharap, semua dapat berjalan baik dengan capaian 25 sampai 35 persen di tahun 2022 dan 2023, serta sisanya di 2024.

"Jadi nanti 2024 kita akan terus berusaha menekan sampai 0% penduduk miskin ekstrem ini," Ma'ruf menandasi.

 

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya