Kata Golkar soal Isu Reshuffle Kabinet Terus Mencuat

Oleh Liputan6.com pada 21 Sep 2021, 15:44 WIB
Diperbarui 21 Sep 2021, 15:44 WIB
doli kurnia
Perbesar
Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung. (Ist)

Liputan6.com, Jakarta Isu reshuffle kabinet kian berhembus seiring Partai Amanat Nasional atau PAN mendapatkan tempat sebagai salah satu koalisi baru pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Golkar sebagai salah satu bagian koalisi angkat bicara.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mengatakan, hanya Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang mengetahui waktu yang tepat untuk mengganti para pembantunya.

"Jadi presiden yang paling tahu dan bagaimana waktu yang tepat untuk mengganti siapa, siapa yang mau digantikan, itu semua kewenangan dan hak prerogatif presiden," kata Doli kepada wartawan, di DPR RI, Selasa (21/9/2021).

Golkar, kata Doli, tak perlu memberikan saran kepada Jokowi karena kabinet merupakan hak prerogatif presiden. Sehingga urusan reshuffle kabinet ini, tak perlu dicampuri partainya.

"Kita mau ngasih saran seribu kali juga kan itu kewenangan dan hak prerogatif presiden," ujarnya.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Melibatkan Ketua Umum Parpol

Namun, Doli menuturkan, penyusunan kabinet juga melibatkan ketua umum partai politik. Jokowi diyakini juga membuka komunikasi dengan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto.

"Itu komunikasi antara presiden dengan ketua umum kami, dari awal dalam penyusunan kabinet dalam periode ini kan selalu itu komunikasi yang terjadi antara ketua umum kami dan Pak Presiden," kata dia.

 

Reporter: Ahda Bayhaqi/Merdeka.com

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya