Anies Sebut Dunia Tercengang Lihat Indonesia Hadapi Covid-19 dengan Baik

Oleh Ika Defianti pada 20 Sep 2021, 12:28 WIB
Diperbarui 20 Sep 2021, 12:54 WIB
Anies Baswedan
Perbesar
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (26/8/2020). (Dok Tim Komunikasi Publik Satgas COVID-19)

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut keberhasilan Indonesia dalam pengendalian kasus Covid-19 menjadi sorotan dunia. Sebab, Indonesia dapat melewati masa puncak gelombang dua.

Hal tersebut disampaikan Anies saat sambutan upacara peringatan Rapat Raksasa Ikada ke-76 di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (20/9/2021).

"Dan hari ini dunia menengok ke Indonesia dengan rasa cengang, betapa kita bisa menjalani masa ujian kemarin dengan baik," kata Anies.

Menurut dia, keberhasilan tersebut merupakan bentuk kolaborasi semua pihak, yakni mulai dari pemerintah hingga masyarakat. Anies juga menyebut hal itu layaknya peristiwa Ikada pada 76 tahun lalu.

Yaitu, pemerintah bersama dengan rakyat Indonesia menyatakan bergerak bersama pascakemerdekaan.

"Karena itu saat ini solidnya kita berkerja bersama dalam menghadapi pandemi harus diteruskan dalam kerja bersama di berbagai aspek," ucap Anies Baswedan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Vaksinasi Covd-19 di Ibu Kota

FOTO: Vaksinasi COVID-19 di Indonesia Capai 32,1 Persen
Perbesar
Petugas melakukan screening terhadap warga saat pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di Jakarta Islamic Center, Koja, Jakarta Utara, Selasa (7/9/2021). Situs covid-19.go.id mencatat, vaksinasi COVID-19 di Indonesia mencapai 32,1 persen dari total sasaran 208 juta jiwa. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria optimistis Ibu Kota akan menjadi provinsi pertama dalam pelaksanaan progam vaksinasi Covid-19. Saat ini, kata Riza vaksinasi di Jakarta telah mencapai 10 juta orang.

"Alhamdulillah DKI Jakarta sudah 10 juta lebih dari target 11 juta vaksin DKI Jakarta, kita Insya Allah jadi provinsi pertama yang nanti akan menyelesaikan vaksin dibanding provinsi lain," kata Riza di Jakarta, Minggu (19/9/2021).

Lanjut dia, keadaan di Jakarta sudah berangsur-angsur membaik. Bahkan, sudah tidak ada lagi antrean pasien di rumah sakit.

Namun kata Riza, sejumlah pelonggaran dapat berpotensi untuk terjadi kenaikan kasus Covid-19. Karena hal itu, diperlukan kedisiplinan masyarakat dalam pelaksanaan protokol kesehatan.

"Kalau tidak ada kepentingan mendesak lebih baik di rumah, untuk menekan potensi paparan virus," jelas dia.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya