Top 3 News: Naiknya Kekayaan Yaqut Cholil Qoumas Saat Jabat Menteri Agama

Oleh Devira PrastiwiFachrur RozieLizsa EgehamYopi Makdori pada 14 Sep 2021, 08:00 WIB
Diperbarui 14 Sep 2021, 08:00 WIB
Menag Yaqut Cholil Qoumas
Perbesar
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas saat memimpin sidang isbat awal Ramadan 1442 H. (Dok Kemenag)

Liputan6.com, Jakarta - Top 3 news hari ini terkait harta kekayaan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas yang naik usai menjabat.

Informasi tersebut dilihat dari laman laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) yang diakses melalui elhkpn.kpk.go.id.

Harta Menag Yaqut naik menjadi 11,15 miliar dari semula Rp 936 juta. Harta Yaqut yang dilaporkannya pada 19 Juni 2019 tercatat Rp 936.396.000. Saat itu Yaqut melaporkan hartanya sebagai anggota DPR Fraksi PKB periode 2014-2019.

Berita lain yang menyita perhatian pembaca Liputan6.com adalah soal skenario terburuk potensi gempa dan tsunami yang harus dibuat pemerintah daerah Pacitan, Jawa Timur.

Peringatan tersebut disampaikan Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati kepada masyarakat dan pemerintah daerah setempat.

Peringatan itu dikeluarkan untuk menghindari dan mengurangi risiko bencana gempa dan tsunami yang mengintai pesisir selatan Jawa akibat pergerakan lempeng tektonik Indo-Australia dan Eurasia.

Berita terpopuler lainnya di kanal News Liputan6.com terkait Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang selalu mengecek pelaksanaan vaksinasi Covid-19 setiap melakukan kunjungan kerja ke daerah.

Hal tersebut dilakukan Jokowi karena ingin memastikan bahwa program vaksinasi di daerah betul-betul berjalan lancar.

Berikut deretan berita terpopuler di kanal News Liputan6.com sepanjang Senin 13 September 2021:

Scroll down untuk melanjutkan membaca

1. Jabat Menteri Agama, Kekayaan Yaqut Cholil Qoumas Naik 11 Kali Lipat

menag
Perbesar
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas. (Ist)

Kekayaan Yaqut Cholil Qoumas bertambah 10 kali lipat usai menjabat Menteri Agama. Harta Menag Yaqut naik menjadi 11,15 miliar dari semula hanya Rp 936 juta.

Hal tersebut dilihat dari laman laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) yang diakses melalui elhkpn.kpk.go.id.

Harta Yaqut yang dilaporkanya pada 19 Juni 2019 tercatat Rp 936.396.000. Saat itu Yaqut melaporkan hartanya sebagai anggota DPR Fraksi PKB periode 2014-2019.

Namun kini hartanya mencapai Rp 11.153.093.639. Yaqut menyampaikan LHKPN tersebut pada 31 Maret 2021 sebagai Menteri Agama.

 

Selengkapnya...

Scroll down untuk melanjutkan membaca

2. Pacitan Diintai Tsunami 28 Meter, BMKG Ingatkan Pemda Siapkan Skenario Terburuk

wisata pacitan
Perbesar
Pantai Klayar identik dengan semburan air yang unik (sumber: wikipedia)

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati mengingatkan masyarakat dan pemerintah daerah Pacitan untuk siap dengan skenario terburuk gempa dan tsunami. 

Hal tersebut dilakukan untuk menghindari dan mengurangi risiko bencana gempa dan tsunami yang mengintai pesisir selatan Jawa akibat pergerakan lempeng tektonik Indo-Australia dan Eurasia. 

"Berdasarkan hasil penelitian, di Pantai Pacitan memiliki potensi tsunami setinggi 28 meter dengan estimasi waktu tiba sekitar 29 menit. Adapun tinggi genangan di darat berkisar sekitar 15-16 meter dengan potensi jarak genangan mencapai 4 - 6 kilometer dari bibir pantai,” beber Dwikorita dalam keterangan tulis, Senin 13 September 2021.

 

Selengkapnya...

Scroll down untuk melanjutkan membaca

3. Jokowi: Tiap Kali Kunjungan ke Daerah, Pertama yang Saya Cek Vaksinasi

Presiden Joko Widodo (Jokowi)
Perbesar
Di Istana Merdeka Jakarta, Selasa (6/4/2021), Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan arahan terkait penanganan bencana Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB) akibat Siklon Tropis Seroja. (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan bahwa dirinya selalu mengecek pelaksanaan vaksinasi Covid-19 setiap melakukan kunjungan kerja ke daerah. Dia ingin memastikan bahwa program vaksinasi di daerah betul-betul berjalan lancar.

Hal ini disampaikan Jokowi saat meninjau vaksinasi pintu ke pintu atau door to door bagi masyarakat di Dukuh Ngledok, Desa Segaran, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Senin 13 September 2021. Ada 8.000 masyarakat di Kabupaten Klaten dan Kabupaten Sukaharjo yang ditargetkan ikut vaksinasi door to door.

"Setiap kali saya kunjungan ke daerah, saya selalu mengusahakan pertama yang saya lihat adalah vaksinasinya seperti apa," jelas Jokowi sebagaimana ditayangkan di Youtube Sekretariat Presiden, Senin.

"Karena saya ingin memastikan vaksinasi massal berjalan di seluruh provinsi, di seluruh kabupaten/kota di seluruh tanah air," sambungnya.

 

Selengkapnya...

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya