Luhut: DI Yogyakarta dan Bali Masih Terapkan PPKM Level 4

Oleh Ika Defianti pada 30 Agu 2021, 20:44 WIB
Diperbarui 30 Agu 2021, 20:45 WIB
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan
Perbesar
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat konferensi pers tentang evaluasi PPKM.

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan bahwa Provinsi DI Yogyakarta dan Bali masih berada dalam kategori Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4.

"Terdapat dua wilayah aglomerasi yang masih pada level 4 yaitu Daerah Istimewa Yogyakarta dan Bali," kata Luhut dalam konferensi pers, Senin (30/8/2021).

Dia memprediksi, kedua provinsi tersebut akan mengalami penurunan level PPKM dalam beberapa waktu dekat. Sebab saat ini kasus Covid-19 di Indonesia terus menunjukkan tren perbaikan.

"Saya kira akan masuk pada level 3 bukan minggu depan, tapi dalam beberapa hari ke depan," ucapnya.

Presiden Jokowi Widodo atau Jokowi kembali melanjutkan PPKM level 2-4 di Jawa Bali mulai 31 Agustus sampai 6 September 2021.

Adapun Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Banten (Jabodetabek) tetap berada di wilayah PPKM level 3.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Daerah dengan PPKM Level 3 di Jawa-Bali Bertambah

Presiden Jokowi Melakukan Sidak PPKM Mikro di Cempaka Putih.
Perbesar
Jokowi mengecek langsung pelaksanaan kebijakan PPKM Mikro di RW 01 Kelurahan Rawasari Kecamatan Cempaka Putih. (Dokumentasi: Fotografer Pribadi Presiden, Agus Suparto).

Jokowi juga menyampaikan bahwa daerah di Jawa-Bali yang turun ke PPKM level 3 mulai 31 Agustus 2021 bertambah. Sejumlah daerah itu antara lain, Malang Raya dan Solo Raya.

"Pemerintah memutuskan mulai tanggal 31 Agustus hingga 6 September 2001 sebagai berikut, untuk wilayah Jawa-Bali dapat penambahan wilayah aglomerasi yang masuk ke level 3 yakni Malang Raya dan Solo Raya," kata Jokowi dalam konferensi pers, Senin (30/8/2021).

Sedangkan untuk wilayah di Semarang Raya turun dari level 3 ke level 2 mulai 31 Agustus 2021. "Sehingga secara keseluruhan di Jawa-Bali ada perkembangan cukup baik," ucapnya.

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya