Jokowi Sampaikan Pidato Kenegaraan di Sidang Tahunan MPR Pagi Ini

Oleh Lizsa Egeham pada 16 Agu 2021, 06:41 WIB
Diperbarui 16 Agu 2021, 07:44 WIB
Presiden Jokowi mengenakan baju adat Sabu dari Nusa Tenggara Timur (NTT) saat menghadiri sidang tahunan MPR, Jumat (14/8/2020). (dok Biro Pers Sekretariat Presiden)
Perbesar
Presiden Jokowi mengenakan baju adat Sabu dari Nusa Tenggara Timur (NTT) saat menghadiri sidang tahunan MPR, Jumat (14/8/2020). (dok Biro Pers Sekretariat Presiden)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi akan menyampaikan pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR, Sidang bersama DPR dan DPD RI Tahun 2021 pada hari ini, Senin (16/8/2021). Jokowi akan memyampaikan dua pidato di Sidang Tahunan MPR 2021.

"#KawanKabinet menjelang hari Kemerdekaan yang jatuh pada hari Selasa, 17 Agustus 2021, Presiden @jokowi akan membacakan #PidatoPresiden2021 dan disiarkan secara langsung" bunyi pengumuman di akun Instagram Sekretariat Kabinet RI dikutip pada, Senin.

Pertama, Jokowi akan menyampaikan Pidato Presiden RI dalam rangka Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI Tahun 2021. Pidato ini akan disampaikan Jokowi pada pukul 08.30 WIB.

Setelah itu, Jokowi menyampaikan Pidato Presiden RI dalam rangka Penyampaikan RUU APBN Tahun Anggaran 2022 disertai Nota Keuangan dan Dokumen Pendukungnya pada pukul 10.30 WIB. Adapun sidang tahunan adalah agenda rutin yang digelar setiap 16 Agustus.

Pidato Kenegaraan Jokowi akan disiarkan secara langsung melalui TV Nasional. Selain itu, masyarakat juga dapat menyaksikan pidato Jokowi di saluran Youtube Sekretariat Presiden.


Sidang Tahunan dengan Prokes Ketat

Puan Maharani mengecek persiapan sidang tahunan 2021
Perbesar
Ketua DPR Puan RI Maharani mengecek persiapan Sidang Tahunan 2021 di Gedung Parlemen. (Foto: Humas Setjen DPR RI)

Sebelumnya, Sidang Tahunan MPR tahun ini menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat. Acara akan dilaksanakan secara minimalis dengan pembatasan peserta dan pengaturan waktu menjadi lebih singkat.

Terkait pembatasan peserta, hanya ada 60 undangan yang akan hadir secara fisik. Adapun rincian 60 orang yang hadir secara fisik adalah Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin, pimpinan DPR (5 orang), pimpinan MPR (10 orang), ketua fraksi/kelompok DPD (10 orang).

Ketua fraksi di DPR (9 orang), pimpinan DPD (4 orang), perwakilan subwilayah (4 orang), serta 4 pimpinan lembaga negara (Ketua BPK, Ketua MA, Ketua MK, dan Ketua KY).

Menteri yang hadir adalah Menko Polhukam, Menko PMK, Menko Marives, Menteri Sekretariat Negara, Sekretaris Kabinet, Menteri Keuangan, Kepala Bappenas, Panglima TNI, dan Kapolri.

Sementara 540 anggota DPR dan 124 anggota DPD, 103 duta besar/perwakilan negara sahabat, 8 pimpinan BPK, 9 jajaran Mahkamah Agung (MA), 7 orang jajaran Mahkamah Konstitusi (MK), 6 orang jajaran Komisi Yudisial (KY), dan 34 gubernur se-Indonesia akan hadir secara virtual.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya