Kasus Beras Bansos di Pandeglang seperti Batu, Bulog: Karena Kehujanan

Oleh Yopi Makdori pada 06 Agu 2021, 02:22 WIB
Diperbarui 06 Agu 2021, 02:22 WIB
Ratusan Ribu Ton Beras Tak Terpakai di Gudang Bulog
Perbesar
Kondisi karung berisi beras yang kotor dipenuhi debu di Gudang Bulog Divisi Regional DKI Jakarta, Kelapa Gading, Kamis (18/3/2021). Adapun dari total pengadaan sebanyak 1.785.450 ton beras, tersisa 275.811 ton beras belum tersalurkan. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Liputan6.com, Jakarta Perum Bulog menjelaskan soal temuan beras bantuan sosial atau bansos di Kelurahan Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, Banten yang berkualitas buruk. Sejumlah karung beras di sana diketahui sudah bergumpal layaknya batu.

Kepala Bagian Humas dan Kelembagaan Perum Bulog, Tomi Wijaya menjelaskan bahwa hal itu terjadi tanpa unsur kesengajaan. Menurutnya beras yang diterima bisa seperti batu lantaran sempat terkena air hujan.

"Itu pada saat penyaluran, pada saat pembongkaran didistribusikan hujan, Mas. Itu dari 4.640 kilogram beras yang dibawa ke daerah tersebut tiganya (karung) kena hujan," ujar Tomi saat dihubungi Liputan6.com, Kamis (5/8/2021).

Karena basah, lanjut Tomi, beras dalam tiga karung itu akhirnya menggumpal. Begitu mendapatkan kabar soal itu, menurut Tomi pihaknya segera bergerak ke sana untuk menggantikan beras yang berkualitas buruk itu.

"Jadi dari gudang kita, kita bawanya pasti beras baik, Mas. Karena sudah melewati quality control kita kan. Nah itu kan faktor cuaca," ujar dia.

Tomi mengimbau agar ke depannya jika aparat desa menemukan beras Bulog berkualitas buruk segera melaporkan ke pihaknya. Supaya cepat diberikan penggantinya dengan kualitas beras yang lebih baik.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Beras dengan Kualitas Baik

"Sesuai mekanisme sudah diatur, kita menyediakan beras dengan kualitas baik untuk diserahkan kepada penerima. Nanti kalau ternyata dalam pelaksanaan pendistribusian itu ada masalah cuaca, segala macam segera laporkan ke kita untuk dimintakan penggantian," ujarnya.

"Kita akan langsung tindak lanjuti dengan segera," tambah Tomi mengakhiri.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya