Pemkab Bekasi Minta Kuota Vaksin Covid-19 untuk Anak Ditambah

Oleh Bam Sinulingga pada 02 Agu 2021, 15:25 WIB
Diperbarui 02 Agu 2021, 15:25 WIB
FOTO: Vaksinasi Massal COVID-19 di Stadion Patriot Candrabagha Bekasi
Perbesar
Seorang wanita menerima suntikan vaksin Sinovac saat vaksinasi massal virus corona COVID-19 untuk umum di Patriot Candrabhaga Sadium, Bekasi, Jawa Barat, Senin (14/6/2021). Peminat vaksinasi COVID-19 di Stadion Patriot Candrabagha sangat tinggi. (AP Photo/Achmad Ibrahim)

Liputan6.com, Jakarta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, melalui Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan, Carwinda meminta penambahan kuota vaksin Covid-19 dosis pertama untuk anak usia 12 tahun ke atas.

Menurutnya, peserta vaksinasi Covid-19 kemungkinan akan melebihi kuota yang ditargetkan.

"Dari jumlah pelajar SMP ada sekitar 80 ribu siswa. Kalau bisa jumlah vaksinnya dilebihkan, sebab ada wali murid yang mengantar siswa ke sekolah bisa divaksin bersama," kata Carwinda, Minggu, 1 Agustus 2021.

Carwinda mengaku pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) terkait alokasi vaksin untuk siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs). Dalam hal ini, kata dia, penambahan kuota vaksin Covid-19 jelas dibutuhkan.

"Jadi digabung dengan swasta itu jumlah vaksinnya mencapai 100 ribu, di tambah MTs mudah-mudahan mencapai 200 ribu," ujarnya. 

Selain siswa SMP, lanjut dia, vaksinasi Covid-19 nantinya juga akan menyasar siswa SD yang sudah genap berusia 12 tahun.

"Kalau wajib belajarnya tujuh tahun, berarti kalau sudah kelas enam SD itu kan usianya sudah 12 tahun," papar Carwinda. 

Carwinda menambahkan, bagi siswa yang sudah divaksin Covid-19, nantinya hanya perlu menunjukan sertifikat vaksin kepada pihak sekolah.

"Jadi untuk yang sudah divaksin tinggal menunjukan sertifikat vaksinnya saja dan tidak usah divaksin lagi,” tambahnya.

 

 ** #IngatPesanIbu 

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

#sudahdivaksintetap 3m #vaksinmelindungikitasemua

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Vaksin Sinovac

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi menjelaskan vaksinasi anak usia 12 tahun akan menggunakan Sinovac. Namun alokasi, vaksin saat ini masih kosong dan belum bisa dipastikan kapan akan tersedia.

Pasalnya, vaksin Covid-19 dari pemerintah pusat, akan disalurkan terlebih dulu ke pemerintah provinsi Jawa Barat, sebelum akhirnya didistribusikan ke Kabupaten Bekasi.

"Kalau dijadwal itu kan Agustus, tetapi untuk dipastikan apakah sesuai kedatangannya, ya tidak bisa. Pastinya diupayakan iya, kita minta terus dan segera," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Sri Enny Mainiarti.

Enny pun memastikan bahwa kegiatan vaksinasi Covid-19 bagi pelajar akan dilaksanakan di sekolah-sekolah. Dinkes juga telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, Kementerian Agama serta Pemprov Jabar terkait persiapan vaksinasi tersebut.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya