Kasus Covid-19 Menurun, Anies Minta Warga Jakarta Jangan Lengah dan Kendor Prokes

Oleh Ika Defianti pada 31 Jul 2021, 18:18 WIB
Diperbarui 31 Jul 2021, 18:18 WIB
Anies Baswedan
Perbesar
Rencana pembukaan bioskop, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tegaskan pelaku usaha bioskop harus patuhi protokol kesehatan saat konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (26/8/2020). (Dok Tim Komunikasi Publik Satgas COVID-19)

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan kasus Covid-19 di Ibu Kota sudah mulai menurun. Meski demikian Anies meminta masyarakat tidak kendor dalam menjalankan protokol kesehatan.

Anies menyebut lonjakan kasus berpotensi kembali terjadi bila masyarakat kendor dalam pelaksanaan Covid-19.

"Karena itu jangan kasih kendor, lengah jangan sampai momentum perbaikan ini berbalik karena kita buru-buru merasa senang, buru-buru merasa berhasil, lalu kita mulai berkegiatan bebas," kata Anies di YouTube Pemprov DKI Jakarta, Sabtu (31/7/2021).

Karena hal itu, dia meminta masyarakat untuk tetep disiplin prokes. Sebab saat ini penambahan kasus harian masih di atas seribu kasus dalam sehari.

"Ini masih tetap tinggi masih ada sekitar 3000 kasus baru setiap hari walaupun yang sembuh sudah jauh lebih banyak dan kita positivity ratenya 15 persen. Kita harus mencapai fase ideal dibawah 5 persen," ucap dia.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Keterisian RS Turun

Selain itu, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menyatakan tingkat keterisian kamar Rumah Sakit juga masih lumayan tinggi.

"Kita harus mencapai angka aman yaitu di bawah 60 persen, sampai saat ini masih sekitar 70an persen," ujarnya.

Sementara itu, tren keterisian RS turun menjadi 70 persen. Bahkan antrean di IGD juga sudah terurai.

"Posivity rate juga turun daah ini kita berada di kisaran 15 persen. Sementara di saat puncak puncak dulu kita pernah mencapai 45 persen," jelas Anies.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya