Anies Baswedan: Target Vaksinasi Covid-19 dari Presiden Tercapai Lebih Cepat

Oleh Ika Defianti pada 31 Jul 2021, 15:15 WIB
Diperbarui 31 Jul 2021, 15:16 WIB
Anies Baswedan. (Foto: Instagram @fery.farhati)
Perbesar
Anies Baswedan. (Foto: Instagram @fery.farhati)

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyatakan target vaksinasi Covid-19 di Ibu Kota telah mencapai 7,5 juta orang untuk pemberian dosis pertama.

Dia menyebut Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah menetapkan target 7,5 juta warga Jakarta telah mendapatkan vaksinasi hingga Agustus 2021.

"Alhamdulillah, kita lebih cepat satu bulan dari target jadwal yang sudah ditetapkan. Lebih dari 7,5 juta vaksin dosis pertama dan 2,5 juta vaksin dosis kedua telah diberikan di Jakarta," kata Anies dalam keterangan tertulis, Sabtu (31/7/2021).

Dia menyatakan vaksinasi Covid-19 dosis pertama sebanyak 7.507.340 orang, dosis kedua sebanyak 2.667.299 orang dan dosis ketiga khusus untuk tenaga kesehatan sebanyak 3.547 orang.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut menyampaikan terimakasihnya kepada sejumlah pihak. Yakni mulai dari pemerintah pusat hingga pihak swasta yang ikut serta dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

"Karena, vaksinasi ini melibatkan warga, saya ingin sampaikan terima kasih kepada warga Jakarta yang antusias mengejar vaksinasi, mendatangi, memenuhi sentra-sentra vaksin setiap harinya, dan menjalankan ini semua dengan tertib," jelas dia.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Ajak Warga Ikut Vaksinasi

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali mengajak warga Ibu Kota untuk mengikuti vaksinasi Covid-19. Kata Anies, berdasarkan data yang ada vaksinasi terbukti menurunkan risiko keparahan dan kematian akibat Covid-19.

"Data di Jakarta menunjukkan bahwa vaksinasi menurunkan risiko keparahan dan risiko kematian akibat Covid-19 secara signifikan, jadi penurunannya nyata sekali," kata Anies dalam YouTube Pemprov DKI Jakarta, Senin (26/7/2021).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menyebut vaksinasi merupakan salah satu bentuk ikhtiar saat pademi Covi-19. Naiknya tingkat vaksinasi seiring dengan turunnya tingkat risiko.

"Jadi kita menyaksikan laporan di lapangan bahwa vaksinasi menurunkan risiko fatalitas secara signifikan. Risikonya itu jauh lebih rendah bagi mereka yang sudah tervaksin," papar dia.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya