Jokowi: Tanpa Terprediksi Muncul Varian Delta, Ekonomi Kita dan Dunia Terguncang

Oleh Delvira Hutabarat pada 30 Jul 2021, 10:53 WIB
Diperbarui 30 Jul 2021, 10:54 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi)
Perbesar
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Biro Pers, Media dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Jokowi mengungkapkan bahwa kasus Covid-19 dan kondisi ekonomi sempat membaik pada awal tahun 2021. Namun, tanpa terprediksi munculnya varian delta membuat penyebaran corona sangat cepat meningkat.

"Di Januari, Februari, Maret, April, Mei kondisi dari Covid-nya, coronanya sudah mulai turun-turun. Kalau corona turun ekonomi pasti naik-naik, sudah kelihatan itu sebetulnya. Tetapi tanpa terprediksi muncul yang namanya varian delta," ujar Jokowi saat pemberian Banpres Produktif Usaha Mikro 2021 di halaman Istana Merdeka, Jumat (30/7/2021).

Jokowi mengakui, varian delta membawa dampak besar tidak hanya pada peningkatan kasus melainkan juga ekonomi Indonesia, bahkan menguncang ekonomi dunia.

"Varian jenis baru dari corona, dia muncul di seluruh negara, di dunia. Sehingga ekonomi global pun juga kita juga sama, virus Delta ini muncul juga langsung kasus positif menjadi naik secara drastis," katanya.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Terapkan PPKM Darurat

Adanya varian Delta itulah yang membuat Jokowi mengambil langkah penerapan PPKM darurat. Ia mengklaim saat ini adanya PPKM membuat penularan menurun.

"Tidak ada jalan lain saat itu. Di Pulau Jawa dan Bali kita lihat titik-titik semua merah, tidak ada yang kuning. Sehingga keputusan yang sangat berat dengan PPKM Darurat karena tidak ada cara yang lain secara itu, melompat kasusnya. Dan alhamdulillah, paling tidak bisa kita rem,” tandasnya.

 

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya