Wagub DKI: Tingkat Keterisian Rumah Sakit Rujukan Menurun, Tempat Isolasi 62 persen dan ICU 80 persen

Oleh Ika Defianti pada 30 Jul 2021, 09:23 WIB
Diperbarui 30 Jul 2021, 09:23 WIB
Hari Pertama Pengoperasian RS Darurat COVID-19 Asrama Haji Pondok Gede
Perbesar
Suasana hari pertama pengoperasian Rs. Darurat Covid Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Sabtu (10/7/2021). Presiden Joko Widodo secara resmi mengumkan asrama haji pondok gede difungsikan sebagai rumah sakit darurat Covid-19 pada Jumat (9/7/2021). Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan terdapat sejumlah penurunan kasus hingga data kematian akibat Covid-19 di Ibu Kota.

Riza juga menyebut keterisian tempat tidur isolasi ataupun ICU di RS rujukan Covid-19 juga mengalami penurunan. 

"Terkait BOR Alhamdulillah per tanggal 29 Juli sudah mencapai 62 persen dan ICU turun 80 persen," kata Riza di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (29/7/2021) malam. 

Sedangkan untuk penambahan kasus harian pada 29 Juli menurun menjadi 5.525 kasus bila dibandingkan dengan pekan sebelumnya yang dapat mencapai lebih dari 10 ribu kasus. Kemudian angka kesembuhan mengalami kenaikan menjadi 94,2 persen. 

"PCR Kita tetap tinggi di 201. 294 itu sudah 20 kali standar WHO. kontribusi DKI terhadap tes PCR nasional itu mencapai 30 persen," jelas dia. 

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Kasus Aktif Jakarta Menurun

FOTO: Peningkatan Kasus COVID-19 di DKI Jakarta
Perbesar
Pemandangan malam RS Darurat Wisma Atlet, Jakarta, Selasa (22/6/2021). (merdeka.com/Imam Buhori)

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan kasus aktif Covid-19 di Ibu Kota telah mengalami penurunan. Bahkan sempat kasus mencapai lebih dari 100 ribu. 

"Bahkan pada 16 juli 2021 ada 113 ribu kasus aktif dan kemarin kasus aktif kita sudah turun diangka 64 ribu," kata Anies di YouTube Pemprov DKI Jakarta, Senin (26/7/2021). 

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menyatakan penurunan kasus aktif tersebut diikuti oleh sejumlah parameter lainnya. Seperti halnya positivity rate yang pernah mencapai 45 persen dan turun menjadi 25 persen. 

Lalu, pemakaman protokol kesehatan juga mengalami penurunan. Mulai lebih 350 setiap hari menjadi di bawah 200 pemakaman.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya